Investor Uber Saling Bertengkar, Kenapa?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 12 Aug 2017 14:42 WIB
uber
Investor Uber Saling Bertengkar, Kenapa?
Investor Uber saling bertengkar. (Bloomberg via Getty Images)

Metrotvnews.com: Kemarin, muncul laporan bahwa Benchmark Capital, salah satu investor Uber yang memiliki perwakilan di dewan, telah menuntut mantan CEO Travis Kalanick atas dasar penipuan.

Sekarang, sekelompok investor Uber yang lain meminta Benchmark untuk melepaskan saham Uber yang mereka miliki dan keluar dari dewan perusahaan.

Menurut laporan Engadget, tuntutan Benchmark didasarkan pada keputusan Kalanick untuk menambahkan 3 kursi dewan baru, yang salah satunya akan diisi oleh dirinya sendiri setelah dia mengundurkan diri sebagai CEO. Benchmark ingin memastikan Kalanick tidak bisa menjadi bagian dari dewan. Dan kini, anggota dewan yang lain ingin Benchmark untuk keluar dari dewan. 

Dalam sebuah email yang didapatkan oleh Axios, tiga investor Uber -- Shervin Pishevar, Ron Burkle dari Yucaipa and Adam Leber dari Maverick -- mengklaim bahwa tuntutan Benchmark tidak etis dan justru akan menghancurkan nilai saham perusahaan dan bukannya menaikannya. Mereka bahkan menyamakan keputusan ini layaknya membunuh saudara sendiri. 

Dalam catatan tersebut, terlihat bagaimana ketiga investor Uber khawatir bahwa tuntutan ini justru akan membuat masyarakat semakin tidak simpati dan akan mengganggu usaha Uber untuk mendapatkan kucuran dan serta proses pencarian CEO baru. 

Email ini, yang diberikan pada investor-investor lain yang juga ingin memberikan dukungannya, meminta agar Benchmark mengeluarkan perwakilannya dari dewan Uber dan melepaskan 75 persen saham Uber yang mereka pegang. Perkembangan terbaru ini hanya memperkeruh keadaan Uber yang telah kurang baik. 


(MMI)

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya
Review Smartphone

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

3 days Ago

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia …

BERITA LAINNYA
Video /