Microsoft Rombak Desain Cortana

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 17 Oct 2018 11:14 WIB
microsoft
Microsoft Rombak Desain Cortana
Microsoft tengah mempersiapkan update untuk meningkatkan performa Cortana versi mobile.

Jakarta: Microsoft tengah mempersiapkan update baru untuk Cortana, setelah dilaporkan kurang puas terhadap performa yang disuguhkan oleh asisten virtual ini dalam versi mobile. Update tersebut menampilkan perubahan antarmuka pengguna secara menyeluruh.

Selain itu, update ini juga berbekal fitur baru yang terfokus pada pengalaman percakapan dan aktivitas hiburan lainnya. Seluruh peningkatan akan tersedia di aplikasi versi Android dan iOS setelah versi stabil dari Cortana 3.0 resmi dirilis.

Saat ini, hanya pengguna yang terdaftar sebagai penguji di program beta yang dapat menguji desain antarmuka pengguna dan fitur baru Cortana ini pada kedua platform mobile tersebut. Update ini berbekal kemampuan, salah satunya untuk mengelola dan mengatur perangkat Cortana.

Selain itu, update ini juga memungkinkan pengguna mendengarkan musik dan podcast dalam perjalanan. Pengguna hanya perlu meminta Cortana untuk memutar lagu dan podcast kesukaan dengan Spotify, iHeartRadio, dan TuneIn di ponsel atau melalui perangkat yang terhubung dengan Bluetooth.

Update ini juga memungkinkan pengguna untuk mengatur pengingat, pengukur waktu dan menciptakan jadwal rapat melalui perintah suara. Pengguna juga dapat mengelola kalendar atau mengirimkan email secara cepat juga via perintah suara.

Sebelumnya, salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen meninggal karena komplikasi dari non-Hodgkin lymphoma, kanker yang berkembang dalam sistem limfatik, dalam usia 65 tahun. Informasi yang beredar sebelumnya menyebut Allen tengah menjalani perawatan untuk penyakit yang dideritanya.

Sebagai informasi, Allen adalah teman masa kecil Bill Gates, dan mendirikan Microsoft pada 1975. Allen meninggalkan Microsoft pada tahun 1983, ketika harus menjalani pengobatan untuk Hodgkin lymphoma yang dideritanya, meski tetap menjadi anggota dewan di Microsoft hingga tahun 2000.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.