CES 2019

NVIDIA Pamer DLSS di Cuplikan Anyar Anthem

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 08 Jan 2019 12:46 WIB
gamesnvidiaelectronic artsces 2019
NVIDIA Pamer DLSS di Cuplikan Anyar Anthem
Game Anthem garapan BioWare.

Las Vegas: Saat mengumumkan GeForce RTX 2060 di ajang CES 2019, NVIDIA menyebut teknologi bernama DLSS. Ini berbeda saat peluncuran pertama kali kartu grafis keluarga NVIDIA RTX yang memamerkan kehebatan teknologi ray tracing

Mereka memberikan contoh dalam cuplikan terbaru game Anthem yang diputar di panggung. NVIDIA mengklaim Anthem sebagai game pertama yang mendukung teknologi DLSS (Deep Learning Super Sampling). Kualitas grafisnya seperti memadukan sebuah game dengan kesan yang ditangkap saat menyaksikan film.

Banyak media yang menyebut bahwa selama ini NVIDIA tidak terlalu menjelaskan apa itu DLSS, ketimbang penjelasan ray tracing

Mengutip dari halaman news center NVIDIA Developer, Director of Developer Technologies NVIDIA Andrew Edelsten memberikan penjelasan memberikan perbedaan ray tracing dan DLSS.



DLSS adalah proses sampling grafis dalam jumlah banyak untuk menciptakan kualitas anti-aliasing (efek gerigi pada ujung objek yang membulat karena piksel yang bentuk dasarnya kotak) sekaligus meningkat kualitas grafis setajam dan detil mungkin, yang diklaim mengejar kualitas resolusi 4K.

Efek dari DLSS ini disebut menciptakan framerate yang lebih tinggi lagi sehingga diperoleh pengalaman grafis dengan frame per second (fps) lebih tinggi tanpa mengurangi ketajaman dan detil grafis. Ditambah efek ray tracing, kualitas grafis game bisa seperti grafis pada sebuah film.

Selain Anthem, NVIDIA menyebutkan bahwa game populer bernama Justice yang bergenre MMO asal Tiongkol menjadi game pertama yang mendukung teknologi ray tracing sekaligus DLSS.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.