Facebook Bakal Gabung Messenger, WhatsApp, dan Instagram

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 28 Jan 2019 10:04 WIB
media sosialfacebookinstagramwhatsapp
Facebook Bakal Gabung Messenger, WhatsApp, dan Instagram
Facebook berencana menghubungkan semua aplikasi buatannya.

Jakarta: Facebook tengah mengembangkan cara yang memungkinkan pengguna Facebook Messenger, Instagram, dan WhatsApp saling berkirim pesan.

Masing-masing aplikasi itu akan tetap menjadi aplikasi mandiri. Namun, menurut Times, Facebook akan membangun infrastruktur yang memungkinkan pengguna menggunakan salah satu aplikasi milik Facebook untuk menghubungi orang lain yang menggunakan aplikasi lain.

Ketiga aplikasi di bawah Facebook itu juga sudah mendukung enkripsi end-to-end. Sayangnya, Facebook belum memberitahukan kapan rencana mereka ini akan terealisasi. 

"Kami ingin menyediakan pengalaman terbaik dalam berkirim pesan; dan orang-orang ingin aplikasi pengirim pesan yang cepat, sederhana, bisa dipercaya, dan rahasia," kata juru bicara Facebook dalam sebuah pernyataan resmi, seperti yang dikutip dari The Verge

"Kami sedang berusaha membuat aplikasi pengirim pesan kami terenkripsi end-to-end, dan kami mencari cara untuk memudahkan pengguna menghubungi teman dan keluarga di aplikasi yang berbeda."

"Seperti yang sudah bisa Anda duga, ada banyak diskusi dan debat ketika kami memulai proses panjang untuk memikirkan bagaimana kami merealisasikan rencana kami."

Dengan memungkinkan pengguna satu aplikasi berkomunikasi dengan pengguna aplikasi lain, Facebook tampaknya ingin para pengguna aktif dalam menggunakan aplikasi itu dan menjadikan salah satu dari tiga aplikasi pengirim pesan Facebook sebagai alat utama berkomunikasi. 

Dengan begitu, Facebook akan bisa mengklaim tingkat interaksi pengguna yang lebih tinggi pada para pengiklan. Ini akan membantu mereka menumbuhan divisi iklan ketika pertumbuhan pengguna di berbagai aplikasinya mulai melambat. 

Jika dibandingkan dengan media sosial lainnya, Facebook memiliki jumlah pengguna paling banyak. Dengan menggabungkan aset-aset mereka, mereka bisa bersaing dengan Apple iMessage dan layanan pengirim pesan buatan Google.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.