CEO Amazon Jual Saham Bernilai Lebih dari Rp13,5 Triliun

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 06 Nov 2017 14:39 WIB
amazon
CEO Amazon Jual Saham Bernilai Lebih dari Rp13,5 Triliun
Jeff Bezos dilaporkan menguangkan sahamnya dengan nilai mencapai USD1 miliar.

Metrotvnews.com: CEO Amazon, Jeff Bezos resmi menjadi orang terkaya di dunia, dengan jumlah kekayaan dilaporkan Bloomberg Billionaires Index mencapai hampir USD95 miliar (Rp1.283 triliun).

Bezos dilaporkan secara berkala menguangkan sahamnya, terlihat dari formulir 4 yang didaftarkan kepada US Securities and Exchange Commission.

Dalam kurun waktu tiga hari yang berakhir pada hari Jumat lalu, Bezos didapati kembali melakukan penukaran saham. Kali ini, penukaran saham yang dilakukan Bezos sedikit berbeda, dengan menjual saham dengan nilai sebanyak lebih dari USD1 miliar (Rp13,5 triliun), seperti laporan The Verge

Bezos telah menjual saham secara berkala selama enam tahun terakhir, umumnya dengan jumlah berkisar antara USD900.000 (Rp12,1 miliar) hingga USD1 juta (Rp13,5 miliar). Rajin menguangkan sahamnya tidak berarti Bezos akan kehabisan saham dalam waktu dekat, sebab Bezos dilaporkan masih memiliki saham sebanyak hampir 80 juta lembar.

Sebelum melakukan konversi dalam jumlah signifikan tersebut, Bezos juga melakukan konversi saham pada bulan Mei 2017 dengan saham bernilai USD940,7 juta (Rp12,7 triliun). Berkat peningkatan yang dicatat Amazon di laporan keuangannya pada beberapa tahun terakhir, saham Amazon mengalami peningkatan.

Saham perusahaan yang berbasis di Seattle, Washington, Amerika Serikat tersebut mengalami peningkatan mencapai 48 persen, dan peningkatan sebesar 18 persen jika dibandingkan dari bulan September lalu. Hal tersebut menyebabkan penjualan saham yang dilakukan oleh Bezos lebih menguntungkan.

Bezos tidak terlibat dengan pengelolaan yayasan amal seperti yang dilakukan oleh co-founder Microsoft, Bill Gates, atau CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Dengan demikian, rencana yang disusun Bezos untuk menggunakan uang hasil konversi sahamnya tersebut masih menjadi misteri.

Sejumlah rumor yang berkembang menyebut, hasil konversi tersebut akan digunakan Bezos untuk mendanai perusahaan roket miliknya, Blue Origin. Besoz juga sempat mengungkap pada April lalu, bahwa dirinya berencana menginvestasikan sekitar USD1 miliar (Rp13,5 triliun) per tahunnya untuk perusahaan yang tengah dikembangkannya tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.