Drone dan Ponsel Bantu Tanggulangi Malaria di Tanzania

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 29 Nov 2017 22:32 WIB
teknologi
Drone dan Ponsel Bantu Tanggulangi Malaria di Tanzania
Salah satu program memanfaatkan drone untuk mendeteksi dan menanggulangi malaria di wilayah Tanzania.

Jakarta: Wales Aberystwuth University dan Tanzania Zanzibar Malaria Elimination Programme bekerja sama pada inisiatif yang memanfaatkan drone untuk melakukan survei titik utama malaria, dan mengidentifikasi area berair lokasi perkembangbiakan nyamuk malaria.

Program tersebut menggunakan drone DJI Phantom 3, diklaim mampu menjangkau sawah yang luas dalam waktu 20 menit, dan data dapat diproses secara langsung dengan cepat. Pengguna juga dapat menemukan dan menyemprotkan obat pembasmi nyamuk zona bermasalah dalam kurun waktu singkat.

Hal tersebut dinilai mampu membantu mencegah penyebaran nyamuk untuk berkembangbiak. Program tersebut juga dilengkapi dengan rencana ekspansi, yaitu dengan menghadirkan gambar yang dihasilkan drone ke smartphone untuk memandu tim penyemprot obat dan melacak kemajuan aktivitas mereka.

Panduan tersebut membantu tim penyemprot untuk tiba di area bermasalah secara langsung dan melaporkan kembali kepada pusat pengawas setelah selesai melaksanakan penyemprotan. Sebelum memanfaatkan drone, aktivitas ini membutuhkan waktu cukup lama.

Namun, program ini bukan tanpa kendala dan kekhawatiran, sebab kehadiran drone dikhawatirkan dapat mengganggu kehidupan alam liar di sekitar lokasi bermasalah, serta mengganggu privasi terkait masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Kreator program ini berharap dengan mengetahui lokasi permukiman dan mengedukasi warga akan dapat menjadikan mereka lebih nyaman dengan teknologi tersebut, dan mencegah permasalahan dengan ekosistem terkait.


(MMI)

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah
Review Smartphone

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah

1 week Ago

Huawei Nova 2i dilengkapi dengan 4 kamera. Inilah ulasan lengkap performanya. 

BERITA LAINNYA
Video /