Apple Music Perluas Cakupan ke 82 Negara Baru

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 14 Feb 2018 10:51 WIB
apple
Apple Music Perluas Cakupan ke 82 Negara Baru
Apple memperluas cakupan penawaran harga khusus pelajarnya di 82 negara baru.

Jakarta: Apple memperluas ketersediaan program penawaran harga khusus untuk pelajar pada layanan musik streaming miliknya, Apple Music, ke 82 negara baru pada akhir bulan Februari ini. Negara tersebut termasuk Israel, Malaysia, Filipina, Polandia, Portugal dan Taiwan.

Program harga khusus pelajar tersebut menawarkan potongan harga sebesar 50 persen dari harga berlangganan pada umumnya. Penawaran tersebut sebelumnya telah tersedia di Inggris, Amerika Serikat, Denmark, Irlandia, Jerman, Australia, dan New Zealand sejak tahun 2016.

Selain itu, menurut pernyataan dari perwakilan Apple kepada Engadget, Apple memperluas cakupan program penawaran khusus Apple Music ini di hampir seluruh negara lokasi operasional layanan streaming musik tersebut.

Program potongan harga ini diperluas ke 79 lokasi baru, dan tiga lokasi baru lainnya pada tanggal 26 Februari mendatang. Untuk memenuhi persyaratan terkait harga khusus pelajar, pelajar harus mendaftar menggunakan UNiDAYS.

Penggunaan UNiDAYS tersebut akan memverifikasi universitas atau kampus yang menjadi institusi pembelajaran pelajar. UNiDAYS juga memiliki data untuk dapat mendeteksi pengguna yang mendaftarkan nomor pelajar mereka setelah lulus dari universitas atau kampus, dan menghalanginya memanfaatkan program ini.

Potongan harga yang ditawarkan Apple pada Apple Music tersebut berjangka waktu hingga 48 bulan, atau hingga UNiDAYS mendeteksi bahwa pengguna tidak lagi merupakan pelajar aktif. Saat jangka waktu tersebut habis, pengguna harus membayarkan biaya berlangganan secara penuh.

Sebelumnya, Apple merilis tiga video tutorial untuk pembeli dan penerima perangkat seharga USD349 (Rp4,8 juta) tersebut, pada saluran YouTube resminya, setelah resmi meluncurkan speaker cerdas pertamanya, HomePod.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.