CES 2018

Tepati Janji, Mad Catz Resmi Hidup Lagi

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 05 Jan 2018 10:43 WIB
mad catz
Tepati Janji, Mad Catz Resmi Hidup Lagi
Mad Catz dikenal sebagai salah stau produsen gaming peripheral yang mampu menciptakan perangkat dengan desain unik.

Jakarta: Produsen perangkat gaming Mad Catz menepati janjinya untuk kembali ke pasar gaming peripheral yang membesarkan namanya.

Perusahaan yang telah beridir sejak 1989 ini pada bulan Maret tahun lalu menyatakan dirinya bangkrut akibat masalah finansial yang mulai mendera pada tahun 2015. Saat itu, penjualan produk Rock Band 4 tidak sesuai perkiraan.

Di Januari 2017, sahamnya turun drastis di bursa New York Stock Exchange. CEO dan Chairman Mad Catz mundur hingga mereka merumahkan 37 persen karyawannya, sampai akhirnya resmi bangkrut.

Namun, di pertengahan Desember tahun lalu muncul sebuah video yang menyatakan Mad Catz akan bangkit kembali. Video berdurasi 35 detik ini rupanya dibuat oleh Alex Verrey, mantan Global PR and Communicatiuon Director Mad Catz.



Pada akhir video, memang disebutkan sebuah tanggal yaitu 4 Januari 2018 sebagai tanggal kembalinya. Benar saja, Mad Catz resmi kembali. Perusahaan ini kembali dengan nama Mad Catz Global Limited dengan markas di Kowloon, Hong Kong.

"Kami sangat menantikan dimulai tahun 2018 sejak kemarin. Mad Catz memiliki posisi cukup berpengaruh di industri gaming selama 3 dekade, dan kami berencana untuk kembali berinovasi dengan menggandeng seluruh komunitas perangkat gaming," beber Director Sales and Operations Mad Catz Selena Chang.



Dalam keterangannya, Chang menyebutkan bahwa mereka siap hadir lewat ajang CES 2018 Las Vegas yang akan berlangsung pekan ini. Tidak ketinggalan, Mad Catz juga sudah menyiapkan beberapa produk.

Pertama, Rat Air wireless mouse yang saat ini hanya diketahui didukung mousepad yang wireless charging. Lalu ada keyboard mekanik Strike 4 dan headset Freq 4.

Belum diketahui berapa harga ketiga produk tersebut. Pastinya jajaran produk terbaru Mad Catz akan dipamerkan pada ajang CES 2018 nanti.


 


(MMI)

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta
Review Smartphone

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta

2 days Ago

Advan i6 menawarkan performa cukup baik untuk perangkat di kelas harga terjangkau, yaitu Rp1,5 …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.