Jam Tangan Pendeteksi Tekanan Darah Omron Meluncur Tahun Ini

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 08 Jan 2018 16:00 WIB
teknologi
Jam Tangan Pendeteksi Tekanan Darah Omron Meluncur Tahun Ini
Omron mengumumkan kesiapannya meluncurkan smartwatch berkemampuan mengukur tekanan darah bertajuk HeartGuide.

Jakarta: Omron, produsen perangkat pengukur tekanan darah berskala medis, mengumumkan akan segera meluncurkan jam tangan fitness terbaru karyanya pada tahun ini, bertajuk HeartGuide. Namun, perangkat ini masih dalam tahap pengujian secara klinis.

Eksekutif Omron Jeffrey Ray juga menyebut perusahaannya akan mendaftarkan perangkat ini ke badan regulasi obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) dalam beberapa bulan mendatang. Perangkat ini direncanakan akan dipasarkan seharga USD349 (Rp4,9 juta).

HeartGuide hadir dengan tali berbahan kaku, yang dapat mengembang untuk melakukan pengukuran osometrik serupa alat pengukuran tekanan darah milik dokter. Hasil pengukuran akan disinkronisasikan ke aplikasi mobile Omron, untuk kemudian dibagikan kepada dokter.

Jam tangan ini secara manual melakukan pengukuran detak jantung, namun juga dapat diprogram untuk melakukan pengukuran pada malam hari. Pemprograman ini dapat digunakan untuk menghindari risiko serangan stroke saat tertidur.

Selain itu, HeartGuide juga berfungsi untuk melacak jumlah langkah per hari dan pola tidur, dan memberikan notifkasi hasil pelacakan via ponsel. Jam tangan ini berbekal baterai yang diklaim mampu bertahan selama antara sepuluh hari hingga dua minggu dalam satu kali pengisian daya.

Kemampuannya bertahan dalam jangka waktu lama dinilai menjadikan perangkat ini sesuai untuk pasien berusia lanjut. Omron juga bekerja sama dengan AliveCor untuk menampilkan pengukuran detak jantung EKG pada monitor mandiri.

Melalui kerja sama ini, keduanya berencana mengombinasikan EKG dan tekanan darah pada jam tangan Omron tersebut. Sebagai informasi, AliveCor meluncurkan tali EKG bersertifikasi FDA dan kompatibel dengan Apple Watch, bernama KardiaBand, pada awal tahun ini.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.