Samsung Tutup Aplikasi Game Recorder+ Bulan Depan

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 11 Jan 2018 13:01 WIB
samsung
Samsung Tutup Aplikasi Game Recorder+ Bulan Depan
Samsung mengumumkan penghentian operasional aplikasi Game Recorder+ mulai 28 Februari mendatang.

Jakarta: Samsung mengumumkan penghentian operasional aplikasi karyanya bertajuk Game Recorder+, yang diluncurkannya pada tahun 2015 lalu, pada 28 Februari mendatang. Aplikasi ini berkemampuan untuk merekam sesi permainan pada smartphone.

Keputusan penghentian tersebut diperkirakan berdasarkan jumlah pengguna aplikasi Game Recorder+ yang dinilai tidak cukup banyak. Setelah 28 Februari, pengguna tidak lagi dapat merekam game dengan aplikasi ini, meski telah terpasang di smartphone Samsung.

Pengumuman yang dilakukan dengan jarak waktu sekitar satu bulan ini ditujukan Samsung guna memberikan waktu bagi pengguna untuk dapat membuat salinan dari video yang masih ingin mereka disimpan.

Sebab, menghapus aplikasi tanpa melakukan backup konten akan turut menghapus rekaman sebelumnya. Untuk melakukan backup pada videp Game Recorder+, pengguna hanya perlu mengetik tombol Save pada menu perekaman video.

Video tersebut akan tersimpan di folder Game Recorder pada smartphone Samsung pengguna. Namun hingga saat ini, masih belum tersedia informasi terkait rencana Samsung selanjutnya terkait penggantian aplikasi ini dengan aplikasi atau layanan baru.

Sebelumnya, Samsung mengumumkan Galaxy A+ (2018) akan meluncur di India dalam waktu dekat, dan akan dipasarkan secara eksklusif di Amazon, dan akan dipasarkan seharga Rs32.900 atau sekitar USD518 (Rp6,9 juta).

Samsung turut mengumumkan kerja sama dengan NextRadio, untuk mengaktifkan chip FM Radio pada smartphone generasi selanjutnya yang dipasarkan di Amerika Serikat, serta peluncuran Galaxy S9, pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2018, pada bulan Februari mendatang.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.