Baidu Percepat Pembuatan Mobil Otonom

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 30 Oct 2017 16:08 WIB
baiduautonomous
Baidu Percepat Pembuatan Mobil Otonom
Baidu ingin membuat mobil otonom. (VCG via Getty Images)

Metrotvnews.com: Jika perusahaan raksasa pencarian asal Tiongkok, Baidu ingin merealisasikan mimpinya untuk membuat platform mobil otonom, mereka memerlukan peta yang cukup akurat sehingga mobil bisa berkendara dengan aman dari satu titik ke titik lainnya.

Untuk itu, Baidu baru saja bekerja sama dengan perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis online, Shouqi Limousine & Chauffeur. 

Menurut laporan Xinhua, Baidu akan memberikan akses layanan Baidu Map pada Shouqi sementara Shouqi akan membantu Baidu untuk membantu mereka membuat peta yang sangat akurat untuk mobil otonom.

Selain itu, Baidu juga akan menawarkan solusi software dan hardware seperti "DuerOS" dan Apollo pada Shouqi dalam usahanya untuk membuat mobil otonom.

"DuerOS adalah platform kecerdasan buatan (AI) yang akan menyediakan alat-alat untuk para developer yang mencari cara untuk membuat perangkat cerdas yang bisa digunakan semua orang, khususnya melalui bahasa biasa dan suara," kata Chief Operating Officer Baidu, Lu Qi. 

"Platform Apollo menyediakan solusi software dan hardware untuk rekan yang spesifik dan kami akan membantu kendaraan mereka melalui jalan menggunakan peta dengan bantuan teknologi AI," kata Lu. "Di masa depan, konsumen akan menikmati pengalaman berpergian yang cerdas yang disajikan oleh mobil otonom."

Baidu memang membuat taruhan besar pada teknologi mobil otonom. Dan mereka tidak punya banyak waktu untuk merealisasikan janji mereka. Baidu menyebutkan bahwa mereka berencana untuk meluncurkan bus otonom pada 2018. Mereka memperkirakan akan membuat mobil otonom kelas 4 (yang hampir tidak memerlukan bantuan manusia) pada 2021. 

Perusahaan transportasi seperti Shouqi akan sangat membantu Baidu karena mereka telah memiliki data peta dunia. Jika Baidu mengumpulkan data ini sendiri, mereka akan memerlukan waktu bertahun-tahun. Dampak kolaborasi ini mungkin hanya dirasakan oleh masyarakat Tiongkok. Namun, jika Baidu sukses di Tiongkok, mereka sudah bisa diperhitungkan sebagai perusahaan besar dalam bisnis kendaraan otonom. 


(MMI)