YouTube: Kreator Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 11 May 2018 15:42 WIB
youtubegoogle
YouTube: Kreator Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat
Google mengumumkan pertumbuhan pesat YouTube menarik perhatian pemasar di Indonesia.

Jakarta: Google mengumumkan pertumbuhan YouTube di Indonesia yang signifikan selama tahun 2017, didukung oleh penambahan jumlah konten unggahan kreator asal Indonesia yang disebut meningkat sebesar dua kali lipat. 

Pertumbuhan tersebut juga dilaporkan Google terlihat dari jumlah peraih status Gold Button pada awal tahun 2018.

"Kami melihat adanya pertumbuhan jumlah kreator yang pesat di Indonesia. Orang Indonesia tidak hanya melihat konten internasional di YouTube, mereka juga begitu bangga dengan kreator lokal yang mampu berinteraksi dengan mereka dalam bahasa yang mudah dipahami dan sesuai dengan mereka," ujar Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami.

Tidak hanya Google dan YouTube, Google menyebut para pemasar turut menyadari hal ini yang mendorong mereka untuk memanfaatkan bakat lokal guna menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Karenanya, Google menyampaikan bahwa pemasar disarankan untuk mengidentifikasi tren dan mengamati kreator YouTube yang berpengaruh di masyarakat.

Selain itu, Google juga menyampaikan tema utama yang ditemukannya pada 10 iklan terpopuler di platform streaming konten miliknya selama tahun 2017. Tema tersebut adalah dengan menyampaikan cerita secara bertahap dalam beberapa bagian video.

Tema lain yang ditemukan pada iklan yang digemari masyarakat adalah tema yang lokal dan sesuai dengan musim, menggunakan sosok penyampai pesan yang telah dikenal luas masyarakat dan sesuai dengan target konsumen, serta hadir dalam berbagai versi durasi.

Pertumbuhan minat masyarakat terhadap konten yang disuguhkan kreator lokal melalui YouTube juga menyebabkan peningkatan peraih status Gold Button sebanyak 10 saluran.

Saluran dengan jumlah pelanggan atau subscriber melebih satu juta diumumkan Google menjadi 38 saluran, mengalami peningkatan signifikan dari dua saluran pada tahun 2016.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.