Pemulihan Layanan Telekomunikasi di Palu Terkendala Listrik dan BBM

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 03 Oct 2018 17:14 WIB
kominfotelekomunikasiGempa Donggala
Pemulihan Layanan Telekomunikasi di Palu Terkendala Listrik dan BBM
Ilustrasi.

Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan bahwa saat ini, di kawasan Sulawesi Tengah, layanan telekomunikasi telah pulih 49,5 persen. Proses pemulihann ini hanya naik 0,5 persen dari dua hari lalu. 

Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu mengatakan, proses pemulihan layanan telekomunikasi di Palu memang berjalan sangat lambat, terutama jika dibandingkan dengan proses di Lombok. Salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan listrik. 

"Kendalanya di PLN (Pembangkit Listrik Nasional). Pasokan listrik belum pulih," kata Ferdinandus ketika ditemui di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu, 3 Oktober 2018.

"Sementara genset terkendala dengan BBM. Mendapatkan BBM masih sulit. Memang, Menteri ESDM berusaha untuk mempercepat distribusi BBM, tapi masih ada kendala terkait hal itu."

Masalah lainnya, menurut Ferdinandus, adalah BTS yang rusak. Sayangnya, dia mengatakan, para operator telekomunikasi belum bisa memeriksa BTS yang rusak tersebut.

Ada dugaan bahwa BTS di beberapa tempat mengalami kerusakan, walau belum ada bukti pasti karena tempat ke BTS yang rusak masih belum bisa diakses. 

Dua hari lalu, Kominfo mengumumkan bahwa layanan telekomunikasi di Sulawesi Tengah telah pulih 49 persen. Tiga operator telekomunikasi yang memang beroperasi di kawasan yang terkena dampak gempa dan tsunami telah berhasil memulihkan layanan mereka, baik layanan 2G, 3G maupun 4G. 

Untuk membantu korban atau orang-orang yang ada di Palu, Donggala dan kawasan yang terkena bencana, Telkomsel, XL Axiata dan Indosat Ooredoo menggratiskan layanan mereka. 


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

1 day Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.