Bocoran Terbaru Surface Phone Lipat

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 04 Jun 2018 10:10 WIB
microsoft
Bocoran Terbaru Surface Phone Lipat
Bocoran gambar terbaru terkait dengan Microsoft Surface Phone lipat beredar di internet.

Jakarta: Sejumlah informasi paten, kode dan rumor yang beredar di internet semakin meyakinkan masyarakat bahwa Microsoft tengah mengembangkan Surface Phone yang telah lama dikabarkan oleh internet.

Ponsel cerdas ini diprediksi merupakan perangkat lipat dengan sistem operasi Windows 10 bernama Andromeda OS.

Setelah gambar dari perangkat ini, yang diciptakan oleh desainer David Breye pada bulan Desember lalu beredar di internet, kini kembali beredar gambar dan video yang menampilkan konsep Surface Phone terbaru dan diciptakan oleh Harry Dohyun Kim.

Konsep Surface Phone ini sesuai dengan dengan lini Surface berkat garis desain serupa dengan perangkat lain dengan usungan merek yang sama.

Konsep ini diperkirakan berbasis sejumlah paten terbaru, termasuk paten layar pada engsel yang memberikan ilusi layar solid saat perangkat terbuka dalam mode tablet.

Layar pada engsel ini juga akan menampilkan informasi tertentu berbasis mode yang tengah digunakan perangkat, yaitu tenda atau buku. Kurang dari satu minggu lalu, beredar informasi terkait dengan kode yang ditemukan pada SDK Windows 10 terbaru.

Tidak hanya terdapat referensi terkait Andromeda OS, kode ini juga menampilkan bahwa Surface Pro berdesain lipat ini akan didukung oleh prosesor ARM.

Sebelumnya, Microsoft dan Red Hat mengumumkan kerja sama baru guna memberdayakan pengembang enterprise untuk menjalankan aplikasi berbasis container pada Microsoft Azure dan on-premise.

Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan akan memperkenalkan penawaran OpenShift perdana yang dikelola bersama di cloud publik, yang menggabungkan Red Hat OpenShift, platform Kubernetes enterprise, dan Azure, cloud publik Microsoft.

Microsoft turut mengumumkan penghentian operasionalisasi aplikasi Groove Music pada platform Android dan iOS. Menurut Microsoft, aplikasi Android dan iOS juga akan dihentikan pada tanggal 1 Desember 2018, sehingga pengguna tidak lagi dapat memanfaatkannya dan disarankan untuk melakukan uninstal pada aplikasi ini.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.