Pemerintah Tiongkok Bisa Akses Pesan WeChat yang Sudah Dihapus

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 01 May 2018 15:14 WIB
wechat
Pemerintah Tiongkok Bisa Akses Pesan WeChat yang Sudah Dihapus
Pemerintah Tiongkok masih bisa akses pesan WeChat yang telah dihapus.

Jakarta: Pemerintah Tiongkok mengakui bahwa mereka dapat mengakses pesan yang sudah dihapus dari WeChat, aplikasi pengirim pesan yang digunakan hampir semua orang di Tiongkok.

Pengakuan ini tidak mengejutkan banyak orang, meski penggunaan taktik pengumpulan data secara massal seperti ini jarang diakui secara terang-terangan.

Seperti yang disebutkan oleh South China Morning Post, komisi anti-korupsi di provinsi Hefei mengunggah sebuah post ke media sosial, mengatakan mereka bahwa mereka telah "mendapatkan sekumpulan pembicaran WeChat yang telah dihapus" sebagai bagian dari investigasi. 

Post itu diunggah pada hari Sabtu dan dihapus pada hari Minggu. Namun, banyak orang sudah terlanjur melihatnya dan mengerti implikai dari pernyataan tersebut.

Menurut laporan TechCrunch, Tencent, perusahaan di balik WeChat, berkata, "WeChat tidak menyimpan catatan obrolan pengguna -- catatan itu hanya disimpan di ponsel dan komputer pengguna."

Meskipun teknik penyimpanan pesan WeChat ini tidak dijelaskan oleh komisi anti-korupsi, dari post mereka terlihat jelas bahwa pesan WeChat yang telah dihapus sekalipun bisa diakses oleh badan pemerintah yang memerlukannya.

Tidak heran, mengingat WeChat memang harus mengikuti regulasi dari pemerintah jika mereka ingin terus beroperasi di Tiongkok. Selain itu, WeChat juga mematuhi peraturan pemerintah terkait penyensoran topi-topik tertentu. 

Ketakutan bahwa pemerintah Tiongkok bisa mengakses data dari produk buatan perusahaan Tiongkok membuat banyak negara enggan untuk menggunakan produk buatan perusahaan Tiongkok, termasuk di AS.

Pemerintah AS melarang pegawai pemerintahan untuk menggunakan perangkat dan layanan buatan Tiongkok. 


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

2 days Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.