Ilmuwan: Black Hole Sebagai Pintu ke Dimensi Lain

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 04 Oct 2016 15:25 WIB
antariksa
Ilmuwan: Black Hole Sebagai Pintu ke Dimensi Lain
Ilustrasi black hole

Metrotvnews.com: Alam semesta yang kita tinggali saat ini memang penuh dengan misteri yang belum terpecahkan.

Salah satu misteri tersebut adalah black hole atau lubang hitam yang dipercaya merupakan salah satu kunci untuk membuka misteri alam semesta. Tidak heran jika ilmuwan terus mempelajari black hole hingga saat ini.

Salah satu teori baru yang muncul dari pengamatan terhadap black hole adalah adanya dimensi lain dari alam semesta. Tidak hanya itu, black hole diperkirakan merupakan pintu untuk menuju dimensi tersebut.

Ilmuwan yang mempelajari black hole dari mesin percepatan partikel Large Hadron Collider bahkan memperkirakan setidaknya ada 9 dimensi yang ada di alam semesta ini.

Teori tersebut berawal dari studi mengenai teori Brane yang mengatakan bahwa unsur dasar pada alam semesta merupakan dimensi yang tidak terukur namun saling terhubung satu dengan yang lain.

Menurut Chris White, ilmuwan fisika dari Queen Mary University of London, perhitungan menggunakan teori Brane menunjukkan setidaknya ada 9 dimensi lain di alam semesta ini.

"Perhitungan menggunakan teori Brane mengungkapkan setidaknya ada 9 dimensi di alam semesta ini," ujar White dikutip oleh Core Spirit.

Tentunya ini masih merupakan teori serta perhitungan kasar semata, dan ilmuwan masih belum bisa membuktikan apakah 9 dimensi tersebut benar-benar ada. Namun, yang menarik adalah black hole sepertinya memegang kunci dari semua misteri tersebut. 

Hingga saat ini, usaha untuk mereplikasi efek dari black hole telah beberapa kali dilakukan oleh para ilmuwan menggunakan Large Hadron Collider yang dimiliki oleh pusat riset CERN. Melalui Large Hadron Collider, ilmuwan bisa mereplikasi efek dari black hole dan mempelajari teori di balik ruang, waktu, serta dimensi.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.