Stephen Hawking: Manusia akan Punah 1000 Tahun Lagi

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 20 Nov 2016 16:22 WIB
sains
Stephen Hawking: Manusia akan Punah 1000 Tahun Lagi
Stephen Hawking

Metrotvnews.com: Ilmuwan fisika Stephen Hawking memperkirakan umur manusia di Bumi hanya tinggal 1000 tahun lagi.

Menurut Futurism, hal tersebut diungkapkan oleh Hawking pada sebuah kuliah terbuka di University of Cambridge baru-baru ini. Hawking juga mengatakan satu-satunya cara agar manusia dapat selamat adalah dengan membuat koloni di planet lain.

"Kita harus segera pergi ke planet lain jika manusia ingin selamat," ujar Hawking. "Saya rasa manusia tidak akan bertahan dalam kurun waktu 1000 tahun ke depan."

Hawking yang juga dikenal sebagai salah satu sosok paling cerdas di dunia saat ini juga pernah memberikan pernyataan kontroversial sebelumnya.

Pada saat itu, Hawking mengkritik pengembangan kecerdasan buatan yang gencar digalakkan oleh berbagai perusahaan teknologi seperti IBM dan Google. Hawking berpendapat kecerdasan buatan harus dibuat dengans angat hati-hati atau akan menghancurkan umat manusia.

Dalam kuliah terbukanya, Hawking mengatakan dalam satu dekade ke depan adalah masa kritis bagi umat manusia.

Jika dalam 100 tahun tersebut manusia belum mulai mencoba untuk membuat koloni di planet lain, maka kemungkinan manusia untuk punah akan semakin besar. Hal tersebut menurut Hawking dikarenakan pengembangan koloni di planet lain butuh waktu ratusan tahun dan usaha yang sangat besar.

Hawking juga memperingatkan agar manusia bisa segera bersatu untuk mencapai tujuan bersama. Hal tersebut dikarenakan untuk menjadi spesies antar planet, manusia harus saling bekerja sama dan menghilangkan perbedaan serta konflik karena bahaya yang dihadapi akan jauh lebih besar.

Terakhir, Hawking mendeskripsikan tahun 2016 sebagai tahun yang "nyaman". Hal tersebut dikarenakan minimnya tingkat konflik jika dibandingkan dengan awal hingga pertengahan tahun 1900-an, saat Perang Dunia I dan II terjadi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.