Aplikasi Mobile HOOQ Punya Wajah Baru

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 18 Oct 2016 18:11 WIB
hooq
Aplikasi Mobile HOOQ Punya Wajah Baru
Aplikasi mobile HOOQ hadir dengan tampilan lebih sederhana, terinspirasi dari media sosial.

Metrotvnews.com, Jakarta: HOOQ memperkenalkan tampilan baru pada aplikasi layanan streaming video on demand versi mobile. Tampilan ini diklaim HOOQ lebih sederhana dan lebih sesuai dengan pola perilaku konsumen Indonesia yang lebih sering mengakses perangkat mobile.

"Pengalaman selama enam bulan setelah HOOQ resmi diluncurkan di Indonesia, kami jadikan pembelajaran untuk melakukan perubahan pada layanan kami. Fakta bahwa konsumen Indonesia lebih banyak mengakses perangkat mobile dan terbiasa dengan antarmuka seperti media sosial, menjadi dasar kami dalam mengembangkan antarmuka baru untuk aplikasi mobile kami," ujar CEO HOOQ, Peter Bithos.

Terinspirasi dari tampilan media sosial, perubahan antarmuka pada aplikasi HOOQ juga mengusung desain yang disebut Bithos sebagai tampilan 'never-ending'. Desain ini hanya mengharuskan pengguna untuk menggulirkan layar ke arah atas atau bawah, tanpa perlu repot bergulir ke arah samping dan membuka banyak menu.

Tampilan baru aplikasi mobile HOOQ dihadirkan poster film dan serial TV yang tersedia dalam layanannya dalam ukuran yang lebih besar. Selain itu, tampilan ini juga menghadirkan tab pilihan menu lebih sedikit, dan menyematkan sejumlah fitur seperti unduh dan preview di bagian bawah masing-masing poster.

Bithos mengaku untuk menghadirkan perubahan antarmuka aplikasi mobile, tim pengembang HOOQ mengubah coding aplikasi secara keseluruhan, sehingga tampilan baru ini berbeda dari tampilan versi sebelumnya. Selain itu, perubahan antarmuka ini juga diterapkan pada seluruh platform mobile tempat HOOQ bernaung.

Selain antarmuka, inspirasi yang diperoleh dari media sosial juga ingin diwujudkan HOOQ pada menu yang memungkinkan aplikasi menampilkan judul film yang telah ditonton oleh teman pengguna. Selain itu, kini menu browse menampilkan pilihan kategori film dengan tampilan yang lebih jelas dan sederhana.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.