Pos Indonesia Direposisi untuk Dukung E-Commerce

Antara    •    Jumat, 11 Nov 2016 18:47 WIB
e-commerce
Pos Indonesia Direposisi untuk Dukung E-Commerce
Ilustrasi. (Huffington Post)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pos Indonesia akan direposisi membantu pelayanan logistik transaksi perusahaan-perusahaan ekonomi digital atau e-commerce.

"Kebijakan reposisi ini akan mentransformasi Pos yang sekarang agar tidak lagi orientasinya pada pengiriman surat tetapi juga menjadi tulang punggung logistik e-commerce Indonesia," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat.

Penambahan fungsi Pos dalam pengurusan logistik akan membantu perusahaan e-commerce yang belum memiliki jasa logistik sendiri, agar menekan biaya pengiriman.

Dengan lebih dari 3.000 kantor di seluruh Indonesia, Pos memiliki skala ekonomi yang besar untuk mendukung efisiensi biaya dalam bisnis e-commerce.

"Jadi e-commerce players tidak perlu membuat sendiri divisi logistiknya, tetapi bisa lebih efisien kalau ada satu platform logistik yaitu PT Pos," ujar Rudiantara.

Reposisi Pos Indonesia merupakan salah satu kebijakan yang diatur dalam paket kebijakan XIV tentang roadmap e-commerce yang diharapkan mampu mendorong perluasan dan peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat.

Paket kebijakan yang diumumkan pada Kamis (10/11) malam adalah upaya pemerintah mengembangkan e-commerce yang nilai transaksinya bisa mencapai 130 miliar dolar AS pada 2020.

"Kalau kita mencapai 130 miliar dolar AS pada 2020 mungkin itu sudah mencapai kurang lebih 10 persen dari PDB Indonesia," kata Rudiantara.

Bukan hanya online retail, potensi e-commerce yang diprediksi akan berkembang pesat adalah jasa terutama jasa pemesanan tiket dan hotel.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.