Objek Asing Ini Dipastikan Berasal dari Sistem Bintang Lain

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 21 Nov 2017 10:41 WIB
antariksa
Objek Asing Ini Dipastikan Berasal dari Sistem Bintang Lain
Ilustrasi dari 'Oumuamua. (M. Kornmesser/AFP/Getty Images)

Jakarta: Para ahli astronomi kini yakin objek misterius yang melewati Matahari bulan lalu memang tidak berasal dari tata surya kita.

Mereka menamai objek tersebut 1I/2017 U1 ('Oumuamua) dan percaya, objek tersebut adalah salah satu dari 10 ribu objek asing lain yang ada di sekitar tata surya kita tanpa terdeteksi.

Objek tersebut dinyatakan berasal dari sistem bintang lain karena diperkirakan, orbitnya hanya bisa terbentuk jika ia berasal dari luar tata surya kita.

Menurut laporan The Guardian, nama dari objek ini berasal dari bahasa Hawaii yang berarti pengirim pesan atau pengintai.

Memang, objek ini merupakan objek luar angkasa pertama yang diklaim datang dari sistem bintang lain. Dari objek ini, kita juga bisa belajar tentang formasi planet di sistem bintang asalnya.

Analisa terbaru menggunakan teleskop di Bumi menunjukkan bahwa 'Oumuamua mirip dengan komet dan asteroid yang ada di sistem tata surya kita sendiri. Ini penting karena hal itu mengimplikasikan bahwa tatanan planet seperti pada tata surya kita juga dapat ditemui di galaksi lain. 

Objek ini diperkirakan dapat menyerap 96 presen cahaya yang menyinari permukaannya dan ia diduga berwarna merah. Warna merah merupakan ciri khas molekul organik berdasar karbon. Molekul organik merupakan dasar dari molekul bilogis yang memungkinkan adanya kehidupan. 

Diperkirakan, hadirnya molekul organik ke Bumi disebabkan oleh tabrakan komet dan asteroid. Inilah yang membuat muncul kehidupan di Bumi. 'Oumuamua menunjukkan bahwa hal yang sama mungkin terjadi di sistem bintang lainnya. 


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.