Facebook Lebih Ketat Saring Iklan Politik

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 09 Oct 2017 12:05 WIB
media sosialfacebook
Facebook Lebih Ketat Saring Iklan Politik
Facebook akan memperketat penyaringan iklan terkait politik dan etnis. (Jaap Arriens/NurPhoto via Getty Images)

Metrotvnews.com: Minggu lalu, Facebook mengumumkan bahwa mereka telah merekrut 1.000 orang baru untuk memantau perizinan iklan di layanan media sosialnya.

Keputusan Facebook itu menunjukkan niat mereka untuk memperketat penyaringan iklan. Bagaimana hal ini memengaruhi para pengiklan di Facebook? Menurut Axios, Facebook telah memberitahu para pengiklan bahwa iklan mereka akan ditinjau secara manual jika iklan tersebut menargetkan orang-orang berdasarkan "politik, agama, etnis dan masalah sosial".

Dengan kata lain, Facebook berusaha mencegah iklan di platform-nya digunakan untuk membuat keadaan menjadi semakin panas, meski proses penyaringan yang lebih ketat berarti memperlambat proses pemasukan iklan. 
 

Baca: Pantau Iklan, Facebook Rekrut 1.000 Pegawai


Iklan dari para pengiklan akan tertunda, setidaknya sampai Facebook menemukan cara untuk mempercepat proses penyaringan iklan mereka. Ketika ditanya tentang hal ini, Facebook hanya menyebutkan bahwa iklan dengan "kategori tertentu" akan ditinjau secara manual oleh manusia. Sayangnya, mereka tidak menjelaskan isi konten iklan secara spesifik atau berapa lama iklan para pengiklan akan tertunda. 

Tidak heran jika Facebook tidak meninjau semua iklan oleh manusia. Namun, sekarang ada lebih banyak iklan yang akan ditinjau langsung oleh manusia.

Secara tidak langsung, ini adalah pengakuan Facebook bahwa ketergantungan mereka akan algortima untuk menyaring iklan telah menyebabkan masalah dan bahwa mereka mungkin memang membutuhkan manusia untuk menyaring konten yang berusaha menipu sistem. 

Ini juga tampaknya menjadi cara Facebook untuk mempertahankan diri. Sebelum ini, Facebook mengumumkan bahwa mereka menemukan sejumlah grup Rusia menghabiskan USD100 ribu (Rp1,3 miliar) untuk membuat iklan terkait masalah politik sebelum pemilu presiden Amerika Serikat. Karena itulah, kini pemerintah AS dengan ketat memantau Facebook.

Facebook tampaknya memilih untuk mengetatkan proses penyaringan iklan, meski membuatnya menjadi lebih lambat, daripada membiarkan pemerintah campur tangan. 


(MMI)

Video /