Aplikasi Google File Go Sudah Muncul, Seperti Apa?

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 07 Dec 2017 11:09 WIB
google
Aplikasi Google File Go Sudah Muncul, Seperti Apa?
Google mengumumkan ketersediaan aplikasi Files Go secara global.

Jakarta: Google Files Go, aplikasi yang membantu pengguna Android menyediakan ruang pada penyimpanan perangkat, menemukan file secara cepat dan berbagi file secara online dengan orang terdekat telah tersedia secara global.

Serupa dengan Apple AirDrop, Google Files Go memungkinkan pengguna melakukan transfer file secara langsung pada kecepatan hingga 125Mbps, tanpa mengonsumsi data mobile, selama kedua perangkat memiliki aplikasi tersebut.

Berkat dukungan teknologi visi mobile Google, aplikasi ini mampu menyarankan file yang perlu dihapus oleh pengguna, seperti file yang tidak digunakan, salinan, video beresolusi rendah, dan konten meme.

Google sebelumnya meluncurkan versi beta dari aplikasi ini pada bulan November lalu. Aplikasi Google Files Go dirancang untuk perangkat edisi Go, meski aplikasi tersebut dapat berfungsi pada perangkat Android yang menggunakan sistem operasi Lollipop (5.0) dan lebih baru.

Google mengklaim aplikasi Files Go mampu menghemat ruang penyimpanan hingga 1GB. Selain itu, Google turut mengumumkan rangkaian aplikasi dan fitur baru yang disesuaikan untuk perangkat yang dipasarkan di India.

Aplikasi baru tersebut termasuk Google Go, versi lebih baik dari Search Lite yang memungkinkan pemanfaatan Google Search dengan antarmuka sederhana dan yang dapat diketuk, dengan ukurang kurang dari 5MB.

Google Go dirancang untuk menghadirkan kemudahan penggunaan dan pemuatan secara cepat, bahkan pada konektivitas jaringan buruk. Hasil pencarian pada aplikasi dioptimalkan untuk menghemat 40 persen data dan pengguna dapat berganti bahasa pada hasil pencarian.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.