Fitbit Versa akan Sasar Konsumen Laki-Laki dan Perempuan

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 10 Mar 2018 12:35 WIB
fitbit
Fitbit Versa akan Sasar Konsumen Laki-Laki dan Perempuan
Informasi terkait smartwatch generasi kedua Fitbit, yaitu Fitbit Versa, beredar di Internet.

Jakarta: Evan Blass kembali membocorkan informasi terkait produk yang belum diluncurkan. Kali ini, Blass mengunggah informasi terkait nama yang akan diusung oleh smartwatch kedua Fitbit, yaitu Fitbit Versa.

Selain itu, sumber lain yang juga membocorkan informasi terkait Fitbit Versa, menyebut bahwa Fitbit ingin jam tangan cerdas generasi keduanya ini menarik perhatian lebih banyak konsumen dan lebih umum.

Hal ini disebut mengindikasikan strategi Fitbit menjadikan konsumen laki-laki dan perempuan target pasar Versa. Prediksi strategi ini turut didukung oleh dimensi lebih kecil yang diusung jam tangan tersebut, jika dibandingkan smartwatch pertama Fitbit, yaitu Ionic.

Ukuran Versa dikabarkan serupa dengan perangkat wearable karya Fitbit lainnya, yaitu Blaze. Fitbit Versa dilaporkan akan didukung oleh kemampuan tahan air hingga kedalaman 50 meter, namun tidak dibekali dengan teknologi GPS dan digantikan oleh sensor SpO2.

Dukungan tersebut mengindikasikan bahwa Versa akan dapat memonitor apnea tidur, kondisi serius yang menyebabkan individu berhenti dan mulai bernapas saat tertidur. Fitbit menjadi produsen pertama yang mengaktifkan fitur ini pada sejumlah perangkat karyanya.

Rumor yang beredar menyebut bahwa Fitbit Versa akan dipasarkan dengan harga lebih terjangkau jika dibandingkan dengan Ionic. Sebagai informasi, Ionic dipasarkan seharga USD299,95 (Rp4,1 juta) saat pertama kali diluncurkan pada bulan Oktober lalu.

Belum tersedia informasi resmi dari Fitbit terkait dengan rencananya untuk secara resmi meluncurkan Fitbit Versa di pasar global.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.