Hati-Hati! Iklan di Spotify Mengandung Malware

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 13 Oct 2016 16:26 WIB
cyber security
Hati-Hati! Iklan di Spotify Mengandung Malware
Iklan di Spotify mengandung malware

Metrotvnews.com: Jika Anda pengguna layanan musik streaming Spotify versi gratis alias tidak menggunakan layanan berlangganan, Anda harus waspada karena bisa saja perangkat Anda telah disusupi malware yang berasal dari iklan yang ditampilkan di layanan Spotify versi tidak berbayar. Kepada Engadget, Spotify telah mengakui permasalahan tersebut, namun mengklaim bahwa hanya sedikit perangkat yang terinfeksi.

Kasus penyisipan malware melalui iklan pop up yang ditampilkan di sebuah layanan berbasiskan internet memang sudah pernah terjadi sebelumnya. Menurut penelitian perusahaan keamanan digital Avast, kasus serupa telah ditemukan sejak tahun 2011. Dengan menggunakan metode bernama "Malvertising", para penjahat siber berusaha menipu pengguna sebuah layanan internet dengan menggunakan kedok iklan untuk menyebar malware-nya.

Malvertising pada dasarnya dapat menyelinap ke setiap platform atau situs yang menampilkan iklan. Melalui layanan jejaring periklanan, penjahat siber bisa berpura-pura menampilkan iklan, namun di iklan tersebut bisa diganti dan disisipi oleh malware. Kebanyakan iklan tersebut akan tampil sebagai popup yang muncul di aplikasi tidak berbayar seperti layanan tidak berbayar Spotify.

Menurut Avast, malvertising cukup membahayakan dapat menipu orang agar memberikan informasi sensitif, seperti rincian login atau informasi kartu kredit.


(ABE)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.