Facebook Hapus Aplikasi Group per 1 September

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 08 Aug 2017 18:05 WIB
media sosialfacebookaplikasi
Facebook Hapus Aplikasi Group per 1 September
Ilustrasi.

Metrotvnews.com: Aplikasi Facebook Groups untuk Android akan dihentikan, ujar perusahaan media sosial itu pada hari Sabtu lalu. Untuk lebih tepatnya, aplikasi itu akan dimatikan pada 1 September mendatang.

Keputusan ini merupakan bukti bahwa Facebook tengah berusaha untuk memfokuskan pengembangan pada aplikasi utama Facebook.

Pada saat yang sama, hal ini menunjukkan bahwa layanan Facebook Group tidak berkembang. Meskipun begitu, Facebook masih akan terus mendukung kuesioner, Group Insights dan berbagai alat digital yang bisa digunakan oleh administrator Group, lapor Android Headlines

Groups kini menjadi komponen yang semakin penting dalam strategi Facebook. Karena itu, perusahaan media sosial tersebut lebih memilih untuk memasukkan semua fitur terkait ke aplikasi utama Facebook.

Keputusan ini terlihat kontras dengan pendekatan Facebook sebelumnya, yang menjadikan Groups sebagai layanan terpisah, sama seperti yang mereka lakukan dengan Messenger. Namun, kecil kemungkinan Messeger akan kembali dimasukkan menjadi bagian dari Facebook, mengingat ia kini telah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna.

Kemungkinan, salah satu alasan Facebook untuk menghapuskan aplikasi Group adalah karena Facebook ingin fokus dalam pengembangan komunitas. Alasan lainnya adalah karena aplikasi itu memang kurang populer. 

Sepertinya, Facebook telah berencana untuk menghapuskan aplikasi Groups sejak beberapa waktu lalu, mengingat aplikasi itu telah tidak bekerja dengan baik sejak beberapa minggu lalu. Namun, hingga sekarang, pengguna masih bisa masuk dan menjelajah Group.

Pengguna masih bisa melakukan ini sampai sekitar 3,5 minggu ke depan. Aplikasi untuk iOS juga akan dinonaktifkan pada saat yang sama dengan aplikasi Android. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.