Layanan Google Pasang Sinyal SOS untuk Keadaan Darurat

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 26 Jul 2017 17:16 WIB
google
Layanan Google Pasang Sinyal SOS untuk Keadaan Darurat
Google merilis fitur untuk wilayah krisis dan bencana pada Google Search dan pada Maps di IOS, SOS Alerts.

Metrotvnews.com: Google mengumumkan fitur SOS Alerts di Google Search dan Maps di iOS. Fitur ini dihadirkan untuk membantu pengguna dalam menghadapi krisis yang terjadi di masa mendatang dengan lebih mudah, dan lebih mudah dikelola.

SOS Alerts pada aplikasi Google bertugas mencari krisis yang tengah terjadi di lokasi pengguna dan akan menampilkan kartu SOS Alerts dengan rangkaian informasi terkait. Informasi tersebut termasuk artikel berita terkait krisis, peta yang menampilkan area terpengaruh, update resmi dari pemerintah, dan nomor telepon darurat.

Situs 9to5Mac juga melaporkan, pengguna di luar daerah krisis yang ingin mengetahui kejadian yang terjadi akan mendapatkan SOS Alerts berbeda, menampilkan tinjauan kronologis terkait hal yang terjadi serta tautan cepat untuk berdonasi ke program amal terkait.

Sementara itu, SOS Alerts pada Google Maps menampilkan ikon SOS Alerts baru, menunjukan lokasi berlangsungnya krisis. Mengetuk ikon SOS Alerts tersebut akan memunculkan kartu dengan situs dan nomor yang dapat dihubungi.

Mengetuk SOS Alerts juga akan menampilkan update lalu lintas secara aktual terkait penutupan jalan dan sebagainya. Google juga dilaporkan bekerja sama dengan sejumlah organisasi dalam proses pengembangan SOS Alerts.

Kerja sama dengan sejumlah organisasi seperti Palang Merah, Federal Emergency Management Agency, dan program amal lain tersebut diharapkan Google dapat membantu proses pengembangan SOS Alerts dengan baik.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.