Produk Lokal Sumbang Setengah Nilai Transaksi Harbolnas 2018

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 20 Dec 2018 19:57 WIB
ecommerce
Produk Lokal Sumbang Setengah Nilai Transaksi Harbolnas 2018
Nielsen mengumumkan hasil studi terkait dengan Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 2018.

Jakarta: Perusahaan penelitian Nielsen mengumumkan hasil studi terkait dengan Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 2018. Nielsen mencatat perayaan tersebut membukukan transaksi mencapai Rp6,8 triliun.

Nilai transaksi tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu, bernilai Rp2,1 triliun. Dari nilai transaksi pada tahun ini, Nielsen menyebut bahwa sebesar 46 persen atau Rp3,1 triliun disumbang oleh produk lokal.

Hal ini dinilai selaras dengan fokus yang dicanangkan panitia Harbolnas tahun 2018 ini, yaitu untuk membantu meningkatkan daya jual produk lokal di e-commerce. Sementara itu, Nielsen juga menyebut partisipasi masyarakat juga meningkat hingga 46 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Pada Harbolnas 2018, partisipasi masyarakat Pulau Jawa meningkat secara signifikan, mencapai 56 persen, jika dibandingkan dengan Harbolnas 2017. Sedangkan partisipasi masyarakat di luar Pulau Jawa dilaporkan Nielsen, meningkat sebesar enam persen.

Riset ini juga menyebut Harbolnas membantu meningkatkan penggunaan dompet elektronik atau e-wallet sebagai alat bantu transaksi di e-commerce. Nielsen mencatat peningkatan dari 11 persen pada tahun 2017, menjadi 15 persen pada tahun 2018.

Selain itu, nilai transaksi di e-commerce meningkat 6,9 persen jika dibandingkan dengan nilai rata-rata transaksi harian. Selama periode Harbolnas 2018, Nielsen menyebut transaksi terbanyak terjadi pada pukul sembilan pagi hingga pukul tiga siang.

Sementara itu, kategori produk dengan nilai transaksi terbanyak diperoleh produk fesyen, kecantikan dan travel.

Untuk produk lokal, sebesar 56 persen masyarakat Indonesia membeli produk fesyen dan baju keluarga, dan sebanyak 26 persen masyarakat membeli produk kecantikan dan 16 persen membeli produk elektronik.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.