Dengan Data, SAP Ajak Generasi Muda Indonesia Buat Perubahan

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 22 May 2018 16:10 WIB
sap
Dengan Data, SAP Ajak Generasi Muda Indonesia Buat Perubahan
SAP dan ASEAN Foundation kembali menggelar ASEAN Data Science Explorers (ADSE).

Jakarta: Bekerja sama dengan ASEAN Foundation, SAP menggelar ajang ASEAN Data Science Explorers (ADSE) kali kedua.

Ajang berupa kompetisi data analytics ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat ASEAN  melalui intervensi literasi digital di kalangan mahasiswa.

Selain itu, ADSE juga ditujukan sebagai wadah bagi kemampuan generasi muda Indonesia dalam memimpin diskusi sehingga dapat membantu mengatasi berbagai masalah di lingkungan mereka.

Melalui ADSE, generasi muda juga dapat berkontribusi mewujudkan visi komunitas sosio-kultural ASEAN tahun 2025.

ADSE juga memberikan peluang bagi generasi muda untuk mendapatkan informasi dan pengalaman terkait perkembangan terkini dunia industri dan cara kerja industri. Generasi muda didorong memanfaatkan penggunaan ilmu pengetahuan terkait data guna membangun program pendorong pertumbuhan sosial.

Melalui ADSE, generasi muda juga berpeluang untuk terlibat dalam komunitas dengan mengajukan solusi inovatif berdampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperlihatkan kemampuan mereka dalam memecahkan isu sosial yang ditemukan di lingkungan sekitar.

Selain itu, ADSE juga memberikan generasi muda akses ke data terkait wilayah ASEAN dan platform SAP Analytics Cloud.

Melalui data dan platform tersebut, generasi muda dapat menghimpun ide untuk membantu menyelesaikan permasalahan terkait, berdasarkan enam tujuan pada cetak biru ekonomi ASEAN 2025 dan komunitas sosio-kultural ASEAN 2025.

Enam tujuan tersebut juga merupakan enam kategori untuk kompetisi ini dan juga merupakan bagian dari United Nations Sustainable Development Goals (UNSDGs).

Dengan ADSE, baik SAP maupun ASEAN Foundation juga berharap dapat membantu mewujudkan visi generasi muda dalam membangun masa depan dengan memanfaatkan data sebagai tolok ukur untuk menciptakan perubahan.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.