ASUS CG32 Spesial untuk Konsol

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 01 Jul 2018 12:22 WIB
gamesasus
ASUS CG32 Spesial untuk Konsol
ASUS CG32 Monitor Gaming Console.

Jakarta: Pada perhelatan Computex 2018 ASUS juga memperkenalkan jajaran monitor gaming terbarunya. Ada satu produk yang cukup menarik, yakni monitor gaming untuk konsol, bukan PC.

Selama ini memang ASUS menjadi salah satu pemain produk monitor untuk PC, tapi kali ini ASUS CG32 hadir sebagai monitor gaming untuk konsol, bukan televisi. Produk ini menjadi pilihan bagi gamer yang merasa bahwa ukuran televisi mungkin terlalu besar untuk bermain konsol.

ASUS CG32 hadir dengan ukuran 31,5 inci yang relatif besar tapi tidak terasa terlalu lebar. Ukuran tersebut dibarengi dengan resolusi 4K Ultra HD yang diklaim ASUS sudah cukup mampu menyajikan tampilan memuaskan bagi game Xbox dan PlayStation.

Mengingat kualitas framerate monitor gaming kerap berbeda saat digunakan untuk PC dan konsol, ASUS telah membenamkan teknologi Variable Refresh Rate berbasis AMD FreeSync, sehingga mencegah terjadinya screen tearing maupun stuttering yang kerap muncul saat bermain konsol.

ASUS CG32 sendiri sudah hdir dengan refresh rate 40-60Hz didukung teknologi Adaptive Sync plus input lag yang masih rendah yaitu 13ms. Dari sisi tampilannya, monitor ini punya kesan gaming.

Pada bagian belakangnya terdapat 38 addressable RGB LED yang mampu menciptakan efek Halo. Jadi warna yang tampil di game akan dipancarkan oleh LED RGB di belakang monitor sehingga menyajikan suasana gaming yang seru.

Untuk input, monitor ini menyediakan I/O port yang terdiri dari tiga port HDMI 2.0, satu DisplayPort 1.2, dua USB 3.0 untuk menghubungkan konsol, dan dua port USB 3.0 untuk pengisian daya perangkat yang terhubung misalnya controller konsol.

Pengguna juga tidak akan membutuhkan speaker tambahan karena ASUS CG32 sudah langsung hadir dengan dua buat speaker 5W ditambah audio jack 3,5mm. ASUS belum merilis secara resmi produk termasuk harga jualnya ke pasar.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.