Dapat Respons Jelek, CEO Snap Berkeras Rilis Desain Baru

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 19 May 2018 15:19 WIB
media sosialsnapchat
Dapat Respons Jelek, CEO Snap Berkeras Rilis Desain Baru
CEO Snap berkeras untuk merilis desain baru Snapchat. (AFP PHOTO / LIONEL BONAVENTURE)

Jakarta: Banyak pengguna Snapchat yang tidak suka dengan desain baru aplkasi tersebut. Ini juga menjadi salah satu alasan turunnya pertumbuhan pengguna Snap dan pada akhirnya mendorong mereka untuk kembali merombak desain media sosialnya.

The Information melaporkan, desain baru itu tetap dirilis meski mendapat tanggapan yang tidak terlalu baik dari pengguna ketika diuji. 

CEO Snapchat Evan Spiegel memutuskan bahwa dia tetap ingin meluncurkan desain baru aplikasi Snapchat, memberikan tim teknisi waktu yang tidak lama untuk menyempurnakan desain itu.

Tidak hanya itu, beberapa pekerja dan mantan pegawai Snapchat berkata bahwa tujuan akhir dari perombakan ini -- membuat aplikasi Snapchat menjadi lebih mudah digunakan -- tidak disampaikan dengan jelas pada orang-orang yang mengembangkan desain baru tersebut. 

Spiegel bahkan tidak berkonsultasi dengan eksekutif teknis dan desain in terkait fungsi baru pada aplikasi atau tujuan aplikasi harus dirombak.

Selain itu, ketika Snap menguji desain baru ini pada Desember tahun lalu, hasilnya tidak terlalu positif, menurut orang-orang yang melihat hasil pengujian tersebut. 

Desain baru itu membuat pengguna menjadi tidak terlalu aktif dan menonton lebih sedikit Stories. Beberapa desainer Snapchat menunjukkan kekhawatiran mereka terkait desain ini. Namun, desain baru untuk Snapchat tetap dirilis.

Snap kemudian merombak desain baru aplikasinya. Menariknya, perubahan tersebut tampaknya tidak dibuat oleh Spiegel, tapi oleh tim desainer Snapchat.

Memang, Spiegel mengawasi dan menyetujui perubahan ini, tapi para desainer yang membuat rencana untuk membuat perombakan dari desain baru Snapchat. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.