Google Pasang Pencarian Baru untuk Android Messages

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 25 Sep 2018 10:13 WIB
google
Google Pasang Pencarian Baru untuk Android Messages
Google mengumumkan aplikasi Android Messages dapat memanfaatkan mesin pencarian karyanya. (Foto: Android Central)

Jakarta: Google merayakan 20 tahun sejak perusahaannya meluncurkan mesin pencarian dengan pengumuman baru terkait dengan mesin pencarian tersebut. Hampir seluruh aplikasi dan layanan Google memanfaatkan mesin pencariannya, meski Google mengaku fitur ini masih berpotensi untuk ditingkatkan.

Karenanya, Google mengumumkan bahwa aplikasi Android Messages akan menerima update berisi opsi pencarian baru, ditujukan untuk memudahkan pengguna mencari percakapan masa lalu.

Google juga menjanjikan pengguna Android Messages dapat mencari lebih banyak konten yang dibagikan pada percakapan, hanya dengan mencari kontak atau mengetik konten.

Opsi baru ini dapat diakses dengan mengetuk ikon pencarian dan memilih kontak spesifik untuk dapat meninjau riwayat pesan dengan rekan. Pengguna dapat memasukan baik percakapan grup ataupun percakapan pribadi.

Selain itu, pengguna juga dapat memasukan foto, video, alamat atau tautan yang dibagikan satu sama lain. Seluruh peningkatan yang telah disebutkan tersebut akan digulirkan kepada pengguna Android Messages pada minggu ini secara bertahap.

Sebelumnya, Google mengakui bahwa nilai ujian di kuliah tidak terlalu mencerminkan performa seseorang dalam pekerjaan. Sehingga Google tidak menjadikan gelar sarjana sebagai persyaratan untuk masuk ke perusahaannya.

Sementara itu pada hari Jumat, CEO Google Sundar Pichai mengirimkan memo ke para karyawan, mengatakan bahwa mereka tidak boleh mengutak-atik layanan perusahaan untuk mendukung pandangan politik tertentu. Pichai juga memberikan peringatan bahwa siapapun yang melanggar peraturan itu akan dihukum.

Catatan dari Pichai ini muncul setelah beredar kabar bahwa para pekerja Google tengah mendiskusikan cara untuk mengubah fungsi pencarian buatan Google untuk melawan keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mencegah orang-orang dari negara tertentu masuk ke AS yang mulai diberlakukan pada tahun lalu.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.