iPhone 2019 Bakal Punya Tiga Kamera?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 11 Apr 2018 10:49 WIB
apple
iPhone 2019 Bakal Punya Tiga Kamera?
Apple dikabarkan tengah mempersiapkan prototipe iPhone dengan usungan tiga kamera di bagian belakang.

Jakarta: Apple dilaporkan akan menjadi produsen smartphone yang akan ikut terjun ke ranah perangkat dengan dukungan tiga kamera belakang. Apple tengah mempersiapkan prototipe iPhone berkamera tiga tersebut untuk diumumkan pada musim gugur tahun 2019 mendatang.

Kamera iPhone terbaru ini akan mengusung teknologi Image Stabilization 6-axis dan optical zoom 5 kali, yang disebut akan menjadi daya tarik utama saat diperkenalkan Apple pada bulan September tahun 2019. Selain itu, fitur ini juga diperkirakan mampu mendorong Apple kembali memimpin di ranah fotografi.

Selain itu, laporan yang beredar di Taiwan juga menyebut bahwa iPhone terbaru menjadi fokus produksi Foxconn, dengan iPhone 9 berlayar LCD berukuran 6,1 inci menjadi bintang utama. Hal ini mendukung rumor bahwa Apple tengah mengembangkan berbagai ide untuk iPhone keluaran tahun 2019, salah satunya dengan dukungan tiga kamera.

Sementara itu saat ini, perangkat yang mengusung dukungan tiga kamera pada bagian belakang yaitu Huawei P20 Pro. Perangkat ini mendukung kamera beresolusi 40MP, mendampingi dua kamera lain dengan dukungan resolusi sebesar 12MP.

Tidak hanya dukungan tiga kamera belakang, Apple juga dirumorkan tengah mengembangkan panel layar baru bertajuk MicroLED, yang menjadi basis desain bernama Martin Hajek untuk merancang tampilan iPhone masa depan dengan usungan panel layar tersebut, dengan keunikan desain berlekuk.

Sebelumnya, Apple juga mengumumkan bahwa mereka telah menyediakan iPhone 8 dan 8 Plus edisi warna merah. Ada juga edisi yang yang menggunakan casing flip cover dengan material kulit berwarna merah marun.

Sesuai rumor sebelumnya, alasan Apple mengusung kembali warna ini seperti yang pernah dilakukan pada iPhone 7 dan 7 Plus tahun lalu, sebagai program amal Apple untuk gerakan penanggulangan HIV/AIDS di beberapa negara di benua Afrika.

Apple mendapatkan tuntutan hukum oleh startup berbasis Michigan Amerika Serikat, terkait fitur pengawas detak jantung di Apple Watch.

Perusahaan bernama Omni MedSci mengklaim bahwa Apple secara sengaja melanggar patennya terkait dengan teknologi detak jantung yang mendukung Apple Watch.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.