Samsung Galaxy Watch LTE Belum Masuk Indonesia, Kenapa?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 03 Oct 2018 09:16 WIB
samsung
Samsung Galaxy Watch LTE Belum Masuk Indonesia, Kenapa?
Samsung menunda kehadiran Galaxy Watch versi LTE di Indonesia karena operator belum siap dukung e-SIM.

Bintan: Samsung Galaxy Watch diluncurkan secara global dalam dua versi konektivitas, yaitu versi Bluetooh dan WiFi, serta versi jaringan seluler LTE.

Sayangnya, Samsung menyebut belum akan menghadirkan perangkat versi jaringan seluler LTE di Indonesia.

"Untuk Indonesia, kami hanya hadirkan versi bluetooth. Karena operator di Indonesia belum siap menghadirkan layanan jaringan melalui e-SIM. Sementara jaringan LTE yang didukung oleh jenis SIM elektronik atau e-SIM," ujar Product Marketing Manager Samsung Mobile Samsung Electronics Indonesia Annisa Maulina.

Akibat ketidaksiapan operator seluler terkait e-SIM tersebut, Samsung memutuskan menunda kehadiran Galaxy Watch versi LTE di Indonesia. Namun, Annisa memperkirakan versi ini dapat tersedia pada tahun 2019 mendatang, selaras dengan kesiapan operator.

Dengan dukungan jaringan LTE, jelas Annisa, Galaxy Watch dapat terhubung ke jaringan seluler tanpa bergantung pada smartphone. Galaxy Watch versi LTE tersebut juga mendukung kemampuan untuk memutar musik secara langsung dari jam tangan.

Meskipun demikian, perangkat versi Bluetooth ini juga dapat melakukan panggilan suara secara langsung, selama terhubung dengan smartphone Samsung Galaxy seri S, seri Note, seri A, dan seri J.

Samsung juga menyebut saat ini masih berupaya mendorong operator seluler Indonesia untuk lebih siap dalam menghadirkan e-SIM.

Penggunaan kartu SIM seluler elektronik atau e-SIM disebut Annisa menghadirkan kemudahan bagi pengguna, sebab bukan berupa kartu fisik serta memungkinkan nomor ponsel disalin dan dibenamkan ke dalam perangkat pendukungnya.

Samsung juga menyebut penjualan Galaxy Watch pada program pre-order melebihi prediksinya. Hal ini berkat pengenalan jam tangan cerdas tersebut pada ajang Unpacked, merupakan acara peluncuran untuk smartphone terbaru Samsung, Galaxy Note 9.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

2 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.