MWC 2018

Qualcomm Seriusi Ranah Embedded Computing Guna Dukung IoT

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 27 Feb 2018 20:03 WIB
qualcomm
Qualcomm Seriusi Ranah Embedded Computing Guna Dukung IoT
Qualcomm memperkenalkan platform embedded Qualcomm Snapdragon 820E di MWC 2018.

Jakarta: Pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2018, Qualcomm memperkenalkan sejumlah produk terbarunya, termasuk pada kategori Embedded Computing. Perluasan portofolio kategori ini ditujukan untuk mendukung perangkat Internet of Things (IoT).

Produk terbaru yang diperkenalkan Qualcomm pada kategori ini adalah platform embedded Qualcomm Snapdragon 820E. Produk terbaru Qualcomm ini hadir sebagai solusi terkait dengan komputasi dan konektivitas untuk produk IoT komersial.

“Kami sangat antusias untuk memperkenalkan perkembangan portofolio dari Snapdragon 820 platform yang merambah ke embedded computing sehingga dapat membantu para inovator dimana pun untuk membuat produk-produk IoT yang inovatif dan dinanti-nanti,” ujar Senior Vice President of Product Management, Qualcomm Technologies Jim Tran.

Snapdragon 820E ini dirancang untuk mendukung komputasi terkoneksi, serta pemrosesan multi inti yang kuat, namun juga didukung dengan kemampuan menghemat daya untuk aktivitas komputasi seperti computer vision, kecerdasan buatan (AI) dan multimedia.

Snapdragon 820E menggunakan 64-bit quad core Kryo, dan didukung Adreno 530 dan DSP Hexagon 680, diklaim sebagai prosesor ideal untuk membangun system yang membutuhkan performa multi-core dan grafis 3D yang imersif.

Seluruh kemampuan tersebut dikombinasikan dalam satu paket, yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk mengembangkan aplikasi IoT generasi selanjutnya, seperti virtual reality, digital signage, smart retail, robotik dan lainnya.

Sebagai informasi, Embedded Computing merupakan sistem khusus yang terdiri dari hardware dan software, sebagai bagian dari sistem mekanik ataupun elektronik yang lebih besar dari suatu produk maupun aplikasi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.