Intelijen AS Tuduh Rusia Dalang Serangan Siber Olimpiade Musim Dingin

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 26 Feb 2018 13:25 WIB
cyber security
Intelijen AS Tuduh Rusia Dalang Serangan Siber Olimpiade Musim Dingin
Intelijen AS sebutkan Rusia lakukan serangan siber pada Olimpiade Musim Dingin. (Francois-Xavier Marit/AFP/Getty Images)

Jakarta: Hacker asal Rusia adalah dalang di balik serangan siber pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018. Namun, mereka berusaha membuat serangan ini terlihat dilakukan oleh Korea Utara. 

Mengutip anggota komunitas intelijen Amerika Serikat, Direktorat Intelijen Utama Rusia (GRU) berhasil mendapatkan akses ke sekitar 300 komputer, meretas router dan menyebarkan malware menjelang dan saat upacara pembukaan Olimpiade. 

Untungnya, seperti yang disebutkan oleh The Verge, acara Olimpiade tetap berjalan lancar, tidak terpengaruh oleh serangan siber ini.

Para anggota intelijen AS menduga, serangan ini merupakan balasan karena atlet-atlet Rusia dilarang untuk berpartisipasi dalam Olimpiade karena mereka diduga menggunakan doping. 

GRU menggunakan alamat IP Korea Utara untuk menyamarkan jejak mereka dan membuat Korea Utara terlihat sebagai pelaku dari serangan siber ini. Dalam beberapa tahun belakangan, hubungan Korea Utara dengan Korea Selatan dan juga Amerika Serikat memang tengah menegang. 

Dalam awal acara, penyelenggara Olimpiade mengonfirmasi bahwa telah terjadi serangan siber. Namun, ketika itu, mereka tidak menyebutkan siapa pelaku dari serangan ini. Serangan tersebut mematikan akses internet dan WiFi saat upcara pembukaan Olimpiade dan juga menonaktifkan situs resmi Olimpiade. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.