Unboxing

Membedah Isi Kotak Smartphone Premium, Samsung Galaxy S9

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 14 Mar 2018 17:26 WIB
samsungunboxinggalaxy s9
Membedah Isi Kotak Smartphone Premium, Samsung Galaxy S9
Samsung Galaxy S9.

Jakarta: Smartphone premium Samsung resmi hadir untuk konsumen di Indonesia per hari Jumat lalu, 9 Maret 2018. Meskipun sudah menyaksikan dan mencicipinya sebentar tentu kami masih berandai rasanya memiliki Samsung Galaxy S9.

Medcom.id kedatangan Samsung Galaxy S9 untuk dijajal selama beberapa minggu ke depan. Kami pun penasaran seperti apa rasanya memiliki dan pertama kali membedah isi kotak dari smartphone yang dibanderol Rp11 jutaan.

Sama seperti smartphone flagship pendahulu Samsung Galaxy S9, kotak kemasan smartphone ini masih dibalut dengan warna hitam dengan nama "S9" di bagian tengah yang dilapisi warna metalik.

Karena sudah tidak sabar kami langsung membuka kotak kemasannya dan langsung mengeluarkan seluruh isi kotaknya. Rasanya berbeda dengan membedah isi kotak kemasan smartphone yang bukan flagship



Kami menemukan cukup banyak benda yang disertakan dalam paket penjualannya. Pada lapisan pertama  kami menemukan sebuah kotak yang tidak lebih tebal dari paket kotak kemasan Samsung Galaxy S9.

Kotak tersebut berisi kartu panduan perangkat, kartu garansi, pin untuk membuka slot kartu SIM dan microSD dan jelly case. Samsung tampaknya sadar bahwa desain layar lengkung yang masih digunakan pada smartphone terbarunya tetap rentan mengalami kerusakan apabila terjatuh.



Jadi bonus berupa jelly case sudah mampu membuat para pembeli Samsung Galaxy S9 bisa bernapas lega, meskipun akan mengurangi keindahan lekuk tubuh smartphone ini.

Dibalik kotak tadi terbaring Samsung Galaxy S9. Kami mendapatkan Samsung Galaxy S9 yang berwarna hitam, bukan ungu yang menjadi daya tarik utama flagship terbaru Samsung. Tentu saja smartphone ini akan segera kami lakukan pengujian nantinya untuk para pembaca Medcom.id.



Tidak sampai disitu saja, setelah kami mengeluarkan Samsung Galaxy S9 dari dalam kotaknya kami masih menemukan unit lain yang disertakan dalam penjualan smartphone ini. Kami sempat bingung dengan sebuah benda kecil yang memiliki port USB di tiap sisinya.

Setelah kami mengingat spesifikasi Samsung Galaxy S9 yang diumumkan, rupanya benda tersebut merupakan USB Connector bisa digunakan untuk transfer data dan pengisian daya. Alasannya, Samsung Galaxy S9 hadir dengan kabel data dan port USB Type-C.



Jadi, apabila Anda tidak sengaja meninggalkan kabel Type-C dan tida ada rekan di sekitar Anda yang memiliki jenis kabel tersebut maka Anda bisa menggunakan kabel USB Type-A yang biasa dijumpai. Pada kepala charger yang disertakan tertulis bahwa perangkat ini mendukung Adaptive Fast Charger.

Kini beralih ke aksesoris yang disertakan dalam penjualan yakni earpiece beserta dua pasang earbud. Jujur saja kami jarang sekali menemukan smartphone yang dibanderol aksesori earphone yang dilengkapi earbud cadangan.



Namun, yang lebih mengejutkan adalah earphone tadi bukan buatan Samsung, melainkan earphone buatan AKG yang memiliki pamor di industri audio.

Oleh sebab itu, tidak mengherankan kalau kesan yang kami menilai bahwa isi kotak paket penjualan Samsung Galaxy S9 benar-benar mencerminkan kesungguhan Samsung untuk menjajakan smartphone premium.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.