Apple Akuisisi Perusahaan Aplikasi Penerbit Majalah Besar

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 13 Mar 2018 10:39 WIB
apple
Apple Akuisisi Perusahaan Aplikasi Penerbit Majalah Besar
Apple mengakuisisi aplikasi layanan penerbitan majalah serupa Netflix.

Jakarta: Dikenal masyarakat sebagai Netflix-nya penerbit majalah, aplikasi bernama Texture telah diakuisisi oleh Apple dengan nilai transaksi yang tidak diumumkan. Texture menawarkan pelanggan kemampuan untuk memilih dari sekitar 200 majalah untuk dibaca seharga USD9,99 per bulan (Rp142.714).

Apple dilaporkan membeli seluruh perusahaan, pegawai dan lainnya, namun tidak melakukan perubahan pada Texture. Hal ini memungkinkan aplikasi terus beroperasi dan menawarkan layanan di perangkat iOS, Android, Amazon Kindle Fire, serta Windows 8 dan 10.

Akusisi ini disebut dalam tahap akhir dan segera selesai, dan seperti pada umumnya, Apple enggan mengungkap biaya yang dikeluarkannya untuk akuisisi ini. Sementara itu, Texture merupakan perusahaan privat sehingga tidak memiliki informasi terkait saham secara publik, serta tidak tersedia informasi valuasinya.

Perusahaan ini memperoleh pendanaan sebesar USD90 juta (Rp1,28 triliun) sebagai permodalan, sebesar USD40 juta (Rp571,4 miliar) dari Conde Nast, Hearst, Meredith, News Corp, Rogers Communications, dan Time Inc. Sementara USD50 juta (Rp714,28 miliar) lain berasal dari dana ekuitas pribadi KKR beserta BuzzFeed, Vox Media dan Imgr.

Senior vice president of Internet Software & Services Apple Eddy Cue menyebut, akuisisi ini menjadi bentuk komitmen Apple kepada jurnalisme berkualitas dari sumber terpercaya. Akuisisi ini juga menjadi upaya Apple agar majalah tetap menghasilkan produk berdesain indah, serta artikel menarik bagi pengguna.

Hingga saat ini, Texture masih enggan mengungkapkan jumlah pelanggan yang dimilikinya. Pada tahun 2016, laporan yang diterbitkan New York Post menyebut bahwa menurut CEO Texture John Loughlin, perusahaan tersebut memperoleh pendapatan sebesar USD20 juta pada tahun 2015, meningkat sebsar 50 persen.

Selain itu pada laporan tersebut, Loughlin juga menyebut bahwa Texture memiliki ratusan ribu pelanggan berbayar pada layanan yang ditawarkannya.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.