Twitter Garap Fitur Save for Later

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 11 Oct 2017 13:50 WIB
media sosialtwitter
Twitter Garap Fitur Save for Later
Twitter sedang mengembangkan fitur baru. (AFP PHOTO / Leon NEAL)

Metrotvnews.com: Pernahkan Anda membaca sebuah tweet atau sekumpulan tweet yang ingin Anda baca kembali nanti tapi ia terkubur dalam tab tweet yang Anda sukai? Twitter tengah mengembangkan fitur baru untuk memecahkan masalah ini. 

Product Manager Twitter, Jesar Shah mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan fitur yang disebut "Save for Later". Seperti namanya, fitur ini memungkinkan Anda untuk menyimpan kumpulan kicauan pribadi yang akan bisa Anda lihat di kemudian hari. 

Menurut laporan CNET, ide untuk membuat fitur Save for Later muncul pada Twitter's Hack Week. Saat ini, fitur tersebut tengah dalam tahap pengembangan. Namun, Shah telah memamerkan prototipe awal dari fitur ini. 
 
Seperti yang dapat Anda lihat pada animasi di atas, Shah terlihat mengklik ikon elipsis (tiga titik) pada sebuah tweet sebelum memilih opsi "Add to Bookmarks". Kicauan yang telah disimpan kemudian akan bisa dilihat dengan mengakses folder "Bookmarks". 

Shah menjelaskan, sekarang, pengguna Twitter biasanya menyimpan berbagai kicauan dengan menyukai, melakukan retweet, atau mengirim kicauan itu ke diri mereka sendiri. Semua tindakan ini adalah sesuatu yang merepotkan.

Selain itu, tab kicauan yang Anda sukai bisa diakses oleh semua orang, sementara folder Save for Later bersifat privat, yang berarti ia hanya bisa diakses oleh pengguna. 

Shah juga mengungkap, fitur ini adalah fitur yang banyak diminta oleh pengguna, terutama pengguna dari Jepang. Juru bicara Twitter menyebutkan, fitur ini akan hadir dalam waktu beberapa bulan ke depan. 


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

2 days Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.