Oculus Go Jadi Kunci Keberhasilan Perangkat VR di Masa Depan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 13 Oct 2017 07:29 WIB
facebookmark zuckerbergvirtual reality
Oculus Go Jadi Kunci Keberhasilan Perangkat VR di Masa Depan
CEO Facebook, Mark Zuckerberg, saat memperkenalkan Oculus Go.

Metrotvnews.com: Facebook mengumumkan kehadiran perangkat VR dari Oculus bernama Oculus Go, versi ringkas sekaligus canggih dari Oculus Rift.

Dikutip dari Mashable, perangkat VR ini akan dijual dengan harga yang sangat murah yakni USD199 atau Rp2,6 juta-an. Oculus Go memiliki sudut pandang lebar sama seperti Oculus Rift. Tentu saja, perangkat ini bekerja tanpa membutuhkan smartphone sebagai layarnya, sebab Oculus Go sudah dilengkapi layar LCD beresolusi WQHD 2560 x 1440 yang diklaim lebih baik dari layar OLED.

Di balik kemampuan yang setara Oculus Rift serta kompatibel dengan beragam aplikasi VR, perangkat ini juga dilengkapi dengan sebuah stick controller. Pengguna tidak perlu menggunakan earphone, sebab Oculus Go sudah dilengkapi dengan built-in spatial audio.

Sebenarnya, Oculus Go akan menjadi kunci dari keberhasilan perangkat VR di masa depan. CEO Facebook, Mark Zuckerberg, tentunya ingin layanannya menjadi media sosial pertama yang menggunakan VR untuk berkomunikasi.



Oculus Go membantu perangkat VR lebih populer di pasar. Teknologi VR memang sudah mulai banyak diketahui, tetapi jumlah penggunanya masih sedikit. Kehadiran Oculus Go sebagai perangkat dengan teknologi VR secanggih Oculus Rift akan membuat semakin banyak orang bisa merasakan pengalaman VR terbaik.

Perangkat ini juga menjadi inovasi di dunia VR sebab Oculus Go bisa berfungsi tanpa harus terintegrasi dengan smartphone. Oculus Go didesain sebagai standalone device, sehingga perangkat VR tidak identik dengan rasa berat yang menggantung di depan wajah penggunanya.

Dampak lain dari hal tersebut, tentu saja sangat menguntungkan konsumen. Artinya, konsumen tidak perlu membeli smartphone dengan spesifikasi kelas middle-high yang bisa menjalankan aplikasi VR. Pengguna tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli smartphone sekaligus perangkat VR. 

Bagi developer atau pengembang aplikasi VR, teknologi Oculus Go tergolong sudah sangat matang seperti Oculus Rift, sehingga mendukung beragam aplikasi VR yang diciptakan, mulai dari yang sederhana dan kompleks. Tidak salah jika Oculus Go dianggap membuka babak baru perkembangan teknologi VR.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.