123456 Masih Jadi Password Terburuk 2017

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 22 Dec 2017 14:13 WIB
cyber security
123456 Masih Jadi Password Terburuk 2017
Password '123456' masih memegang predikat sebagai password terpopuler sekaligus terburuk sejak tahun 2016 hingga saat ini menurut SplashData.

Jakarta: Setiap Anda membuat sebuah akun di layanan digital maka Anda diminta untuk membuat kata kunci atau password. Terlalu banyak layanan digital yang digunakan membuat Anda malas membuat password.

Akhirnya ketimbang membuat password yang unik sehingag tidak mungkin diketahui justru Anda membuat password yang mudah diingat. Tanpa disadari password yang mudah diingat tersebut rupanya juga mudah diketahui oleh orang lain.

Dari hasil penelitian SplashData yang dikutip Mirror UK, mereka berhasil membuat daftar password terburuk di tahun 2017 yang pernah digunakan. Hasil ini merupakan rangkuman dari 5 juta password yang dibobol atau dibocorkan oleh hacker sepanjang 2017.

Pada posisi pertama password terburuk atau bisa dibilang terpopuler adalah '123456'. Sejak tahun 2016 kombinasi password ini diketahui paling banyak dipergunakan. Tidak mengherankan karena deretan karakter tersebut paling mudah terlihat di keyboard

Menurut SPlashData jika kombinasi password tersebut sudah digunakan biasanya pengguna akan menggunakan kombinasi lain, misalnya mengacak angka dan menambahkan atau mengurangi angka. Misalnya 123123, 12345, 1234567, dan lain-lain. Kombinasi ini mendominasi daftar 25 password terburuk menurut Data Splash.

Password yang tidak kalah populer dan buruknya adalah penggunaan akata itu sendiri. Pada posisi kedua sejak tahun lalu 'password' menjadi yang terburuk. Bahkan variasi dengan tambahan angka dari password tersebut juga mendominasi daftar password terburuk di 2017, misalnya Password atau passw0rd.

Menariknya dalam rangka menyambut kehadiran film terbaru dan legendaris Star Wars rupanya kata 'starwars' juga menjadi salah satu password terpopuler sekaligus terburuk di tahun 2017. Password ini berada di urutan ke 16.

SplashData juga menemukan jika 10 persen dari data yang mereka peroleh setidaknya menggunakan satu dari 25 daftar password terburuk di 2017 dan 3 persen menggunakan password berupa '123456'.

Hal ini memperlihatkan jika kita masih malas dan ceroboh dalam melindungi akun digital masing-masing.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.