Beli Saham, Tencent Jadi Penyelamat Pencipta Snapchat

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 09 Nov 2017 17:33 WIB
snapchat
Beli Saham, Tencent Jadi Penyelamat Pencipta Snapchat
Kepopuleran Snapchat rupanya tidak cukup menguntungkan bagi finansial perusahaan induknya, Snap Inc.

Metrotvnews.com: Tencent pantas dianggap sebagai pahlawan, setelah membeli sebagian saham pemilik Snapchat, Snap Inc..

Dilaporkan Reuters, dalam pengumuman finansial kuartal ke-3 tahun ini, Snap Inc. menyatakan bahwa perusahaan tersebut belum juga menghasilkan profit yang diharapkan.

Kondisi tersebut salah satunya juga disebabkan kacamata berkamera buatan mereka, Spectacles rupanya tidak cukup laku dan membuat kerugian sebesar USD40 juta (Rp541 miliar).

Saham Snap Inc. merosot sebanyak 16 persen menjadi USD12,67. Padahal ketika mereka mereka pertama kali membuka sahamnya untuk publik di bulan Maret, harga saham Snap Inc. masih USD17. Tencent pun hadir dengan membeli 12 persen saham Snap Inc. dengan nilai sekitar USD1,7 miliar.

Pembelian saham tersebut dianggap sebagai langkah investasi ketimbang akuisisi atau usaha Tencent untuk memiliki Snapchat sepenuhnya. Artinya, pembelian saham tersebut bukan langkah Tencent untuk melahap Snapchat ke dalam layanan media sosial WeChat miliknya yang menguasai seluruh daratan Tiongkok.

"Pembelian saham yang dilakukan Tencent merupakan invetasi minor atau kecil, belum bisa diartikan sebagai usaha Tencent mengakuisisi Snap Inc. sepenuhnya," ungkap analis saham dari Wedbush Securities, Michael Patcher.

Pihak Snap Inc. menyebutkan Presiden Tencent, Martin Lau, sangat senang bisa bekerjasama dengan prusahaannya dan ingin lebih jauh melihat perkembangan inovasi dari Snapchat yang mereka miliki. 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.