Serangan Siber Ancam Pemilu di Dunia

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 11 Oct 2018 14:51 WIB
cyber security
Serangan Siber Ancam Pemilu di Dunia
Ilustrasi. (Wikimedia Commons)

Jakarta: Pemilu di seluruh dunia terancam serangan siber oleh hacker

"Ini adalah tren global," kata Andrea Little Limbago, Chief Social Scientist di Endgame, perusahaan keamanan siber.

"Pada 2016, pemilu di sekitar 18 negara demokrasi dikacaukan dengan cara yang berbeda-beda."

Tipe hacker yang termotivasi politik untuk melakukan serangan siber sangat beragam. Namun, Little Limbago mengatakan, tiga kelompok yang mungkin tertarik untuk ikut turun tangan dalam pemilu adalah pemerintahan sebuah negara, perusahaan swasta dan grup hacktivist atau hacker aktivis, lapor CNET.  

Tiga negara yang dianggap paling agresif dalam menyerang pemilu negara lain adalah Rusia, Tiongkok, dan Iran. "Kami telah melihat interfensi Rusia di Eropa," kata Little Limbago. "Dan di Turki, Swedia, Italia dan referendum Irlandia."

Meskipun Tiongkok dikenal memiliki teknologi canggih untuk melakukan serangan siber, mereka tidak tertarik untuk ikut campur dalam pemilu negara lain.

Mereka lebih tertarik dengan negara-negara yang tidak jauh dari mereka. Misalnya, belum lama ini, Tiongkok menyerang Taiwan dengan "vandalisme siber" dan propaganda untuk menyebarkan peraturan Tiongkok. 

Sementara di Kamboja, Tiongkok melakukan pencurian data dari orang-orang yang ikut pemilu dan melakukan mata-mata politik. Iran juga memiliki teknologi yang canggih. Sama seperti Tiongkok, mereka lebih fokus pada kawasan mereka sendiri daripada menyerang negara lain. 

Little Limbago mengatakan, Iran tidak segan untuk melakukan serangan siber ke badan keuangan untuk mendanai operasi penyerangan mereka.

Iran telah menyerang negara-negara yang menjai teman dari Amerika Serikat. Biasanya, serangan mereka pada negara-negara Barat bertujuan untuk mematai-matai dan mengumpulkan informasi. 


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

2 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.