Samsung Investasi Rp576 Miliar di Niantic

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 29 Nov 2018 10:29 WIB
samsung
Samsung Investasi Rp576 Miliar di Niantic
Samsung dilaporkan akan menginvestasikan dana sebesar USD40 juta pada Niantic.

Jakarta: Samsung dikabarkan segera menandatangani kesepakatan dengan Niantic, untuk produksi dan distribusi eksklusif game mobile. Kerja sama ini terfokus pada produksi game pada judul Harry Potter.

Kesepakatan tersebut dilaporkan bernilai hampir sebesar USD40 juta (Rp576,6 miliar), dan kedua perusahaan diklaim akan mendapatkan keuntungan besar dari kesepakatan ini.

Di sisi Niantic, pengembang game ini akan mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan untuk IPO yang dirumorkan segera terjadi. Sementara untuk Samsung, perusahaan asal Korea Selatan ini akan tampil berbeda dari produsen perangkat Android lain berkat dukungan game mobile pada segmen high-end.

The Inquirer melaporkan bahwa Harry Potter akan memanfaatkan styles S Pen pada Galaxy Note, sebagai tongkat sihir virtual.

Kerja sama ini diharapkan tidak akan menjadikan Harry Potter sebagai game eksklusif pada perangkat Seri Galaxy Note, dan akan tersedia di lini perangkat karya Samsung lainnya, meski pemanfaatan stylus menjadi nilai tambah yang menarik untuk game tersebut.

Selain pengembangan game Harry Potter baru, kesepakatan ini akan memungkinkan Samsung menghadirkan game karya Niantic lainnya sebagai aplikasi bawaan pada perangkat Galaxy berikutnya.

Sayangnya, Pokemon Go dilaporkan tidak akan menjadi game yang dapat dihadirkan Samsung sebagai aplikasi bawaan pada perangkat Galaxy.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.