Dokumen Paten Apple Indikasikan Kemampuan Offline Siri

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 16 Nov 2018 08:05 WIB
apple
Dokumen Paten Apple Indikasikan Kemampuan Offline Siri
Dokumen paten terbaru Apple tengah mempertimbangkan menambahkan mode offline pada Siri.

Jakarta: United States Patent and Trademark Office (USPTO) merilis dokumen paten baru Apple, berjudul Offline Personal Assistant. Dokumen ini mengindikasikan bahwa Apple tengah mempertimbangkan menambahkan mode offline pada Siri.

Kemampuan ini akan memungkinkan asisten virtual karya Apple ini untuk menangani tugas saat pengguna tidak terhubung ke internet. Saat ini, saat Siri berinteraksi dengan pengguna iPhone, informasi dikirimkan ke server Apple, lokasinya diubah menjadi teks.

Setelah respon sesuai dihasilkan oleh server backend, server mengirimkannya ke penggguna perangkat iOS. Model iPhone dan iPad saat ini tidak memiliki perangkat pemprosesan daya internal untuk menangani pengenalan pengucapan sebagai bagian dari proses tersebut.

Menurut dokumen paten yang didaftarkan Apple ini, hal tersebut akan berubah. Menggunakan rangkaian modul untuk menangani pemprosesan dari bahasa alami, pengucapan dan dialog, tugas tertentu yang diminta kepada Siri dapat ditangani secara internal di iPhone, dan tidak lagi mengandalkan internet untuk mengakses server backend.

Mengingat chipset series A.x dirancang Apple kini berbekal mesin neural untuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), memiliki kemampuan pengenalan pengucapan internal untuk penggunaan Siri secara offline menjadi hal yang diperkirakan akan segera tersedia di perangkat Apple.

Menurut data USPTO, paten ini didaftarkan pada bulan September 2017 lalu. Sejumlah gambar dari dokumen paten ini dapat ditemukan di bagian atas. Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Apple Watch Magnetic Charging Dock diam-diam telah tersedia di Apple Store.

Perangkat pengisian daya nirkabel Apple ini ditawarkan seharga USD79 (Rp1,1 juta) dan kompatibel dengan Apple Watch Series 4, Series 3, Series 2, dan Series 1.

Hingga saat ini belum tersedia informasi detil terkait dengan peningkatan yang dihadirkan Apple pada perangkat ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.