Pencipta Ponsel Mewah Mulai Lelang Aset

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 13 Aug 2017 08:26 WIB
vertu
Pencipta Ponsel Mewah Mulai Lelang Aset
Untuk melunasi hutang, Vertu melelang produknya yang tersisa di pabriknya di Inggris.

Metrotvnews.com: Mengalami kebangkrutan, Vertu harus menguangkan asetnya demi melunasi tagihan hutang, serta untuk membayarkan gaji untuk pada pekerja yang telah mendukung produsen smartphone mewah tersebut.

Phone Arena melaporkan sejak beberapa hari lalu, Vertu menjual seluruh produk yang tersisa di pabriknya di Inggris, termasuk produk yang dipamerkan di museum miliknya, yaitu ponsel model lama, patung, penghargaan dan sebagainya.

Perangkat mewah Vertu tersebut dipasarkan melalui rumah lelang bernama G.J. Wisdom & Co., dengan penawaran harga awal yang dinilai masih tergolong tinggi untuk dapat dijangkau oleh konsumen di kelas menengah.

Konsumen yang berminat untuk memiliki ponsel mewah dengan desain tombol fisik dan bukan layar sentuh, dapat membeli model Vertu yang berharga lebih terjangkau. Sebagai contoh, sala satu ponsel Vertu di lini Signature yang diluncurkan seharga USD19.000 (Rp253,3 juta) kini dilelang seharga USD14.500 (Rp193,3 juta).

Sementara itu, konsumen pecinta produk unik dengan kuantitas terbatas berkesempatan memperoleh perangkat dari koleksi konsep Vertu berjumlah 105 unit. Harga lelang awal yang ditawarkan untuk unit tersebut dari USD26.000 (Rp346,6 juta).

Namun, koleksi tersebut terjual dengan harga tidak kurang dari USD172.000 (Rp2,3 miliar). Ponsel Vertu berharga lebih terjangkau dipasarkan dengan harga sedikit lebih tinggi dari USD1.300 (Rp17,3 juta), sebab perangkat ini termasuk jajaran model awal yang diluncurkan oleh perusahaan asal Inggris tersebut.

Dengan sejumlah produk dan aset yang berhasil dilelangnya, Vertu dilaporkan mendapatkan cukup banyak uang. Hingga saat ini masih belum tersedia informasi terkait jumlah uang yang diperoleh Vertu tersebut mencukupi untuk membayarkan seluruh hutangnya. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.