Samsung Menangi Tuntutan Hukum Galaxy Note 7

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 11 Aug 2017 10:43 WIB
samsung
Samsung Menangi Tuntutan Hukum Galaxy Note 7
Samsung memenangi tuntutan hukum yang dilayangkan pemilik Galaxy Note 7 di Korea Selatan.

Metrotvnews.com: Tahun lalu, sekelompok pemilik Galaxy Note 7 mendaftarkan tuntutan hukum terhadap Samsung di Korea Selatan. Kelompok pemilik tersebut menuntut ganti rugi sebesar KRW300 atau USD267 (Rp3,4 juta) per orang akibat ketidaknyamanan yang disebabkan oleh proses recall.

GSM Arena melaporkan, jumlah pendaftar tuntutan hukum tersebut kemudian membengkak menjadi sebesar 1.900 pendaftar, dengan tuntutan dana ganti rugi menjadi sebesar KRW935 juta atau USD882.000 (Rp11,7 miliar), dengan jumlah USD433 (Rp5,7 juta) per orang.

Informasi terbaru menyebut pengadilan lokal di Korea Selatan telah menyatakan Samsung sebagai pemenang. Pengadilan menyebut bahwa proses recall dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh Samsung masih dalam taraf dapat diterima.

Tidak hanya di negara asal Samsung, tuntutan hukum serupa juga dilayangkan oleh pemilik perangkat unggulan Samsung yang bermasalah tersebut di Amerika Serikat. Namun, tuntutan hukum tersebut belum mendapatkan keputusan akhir dan masih menjalani proses di pengadilan.

Sementara itu, mencoba bangkit dari permasalahan yang membelit Galaxy Note 7, Samsung mempersiapkan peluncuran penerus perangkat ini, yaitu Galaxy Note 8. Perangkat yang dikabarkan akan diluncurkan pada 23 Agustus tersebut mulai dapat dipesan melalui program pre-order sejak 1 September hingga 10 September.

Sebagai pengingat, akibat permasalahan yang terjadi pada Galaxy Note 7, pihak otoritas Korea Selatan turut menyoroti wakil presiden Samsung, Jay Y. Lee, hingga menjadikan tersangka dalam kasus korupsi yang dilakukan presiden Korea Selatan, Park Geun-hye.


(MMI)

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya
Review Smartphone

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

2 days Ago

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia …

BERITA LAINNYA
Video /