Lenovo Ingin Mobile VR Lebih Mudah Dijangkau Konsumen

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 17 May 2017 17:13 WIB
lenovo
Lenovo Ingin Mobile VR Lebih Mudah Dijangkau Konsumen
Product Lead, Lenovo Indonesia, Anvid Erdian. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Lenovo mengusung lini K sebagai smartphone untuk hiburan, mulai dari menonton video sampai virtual reality.

Dua smartphone lini K yang Lenovo telah luncurkan, seperti VIBE K5 Plus dan K4 Note, sudah kompatibel dengan headset VR buatannya, Ant VR. K6 Power yang dipamerkan hari ini, Rabu (17/5/2017) di BNI 46 juga tidak terkecuali.

Anehnya, Product Lead, Lenovo Indonesia, Anvid Erdian justru tidak membahas secara mendetail terkait fitur ini. Saat ditanya terkait hal ini, Anvid berkata, "Hiburan itu kan lebih dari VR, ada banyak hal lain yang bisa dibicarakan. Kalau hanya ngomong VR, mubazir. Karena ponsel ini bisa macam-macam."

Anvid merasa, saat ini, teknologi VR sudah mulai dikenal oleh banyak orang. "Saat peluncuran K4 Note, itu masih perkenalan. Saat rilis VIBE K5 Plus, orang-orang mulai pakai VR. Ketika itu, kita tambahkan TheaterMax Controller, sebagai pengendali." Menurutnya, karena teknologi VR sudah "booming" maka dia tidak perlu lagi membicarakan teknologi tersebut. 

Pria berkacamata ini mengaku, Lenovo tidak tertarik untuk membuat aplikasi atau konten khusus untuk K6 Power. Salah satu alasannya karena dia merasa, sudah cukup banyak aplikasi yang ada.

Sementara terkait kompatibilitas dengan headset VR Google Daydream, dia mengatakan, Lenovo ingin mengincar masyarakat lebih luas dengan jajaran K. Untuk itu, maka mereka perlu menekan harga. 

Hal ini akan sulit dilakukan jika Lenovo ingin membuat smartphone yang kompatibel dengan Google Daydream, yang memerlukan daya komputasi platform Snapdragon seri 800 dari Qualcomm. Namun, dia mengatakan, Moto Z sudah dapat digunakan bersama dengan Google Daydream. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.