Tim Indonesia Sabet Penghargaan di Asia Smart App Award

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 03 Jul 2017 20:54 WIB
aplikasi
Tim Indonesia Sabet Penghargaan di Asia Smart App Award
GaBlind berhasil mendapatkan penghargaan dalam Asia Smart App Award.

Metrotvnews.com, Jakarta: Berkat membuat aplikasi mobile GaBlind, Arvin Frobenius, Eko Rachnat Slamet dan Jeki Kuswanto berhasil memenangkan penghargaan dalam Asia Smart App Award.

Ajang tersebut digelar oleh Hong Kong Wireless Technology Industri Association (WTIA). Ketiga developer GaBlind tersebut menerima penghargaan ini dalam sebuah gala dinner yang diadakan di Cyberport, Hong Kong pada Kamis (29/6/2017).

Aplikasi GaBlind berhasil mendapatkan penghargaan dalam kategori Lifestyle and Social. Selain itu, aplikasi ini mendapat pujian karena gagasannya, yaitu untuk membantu para tuna netra melakukan kegiatan sehari-hari dengan bantuan aplikasi smartphone

Arvin, ketua tim developer GaBlind mengatakan, aplikasi GaBlind telah dikembangkan selama lebih dari 1 tahun. Pada awalnya, Arvin dan kedua temannya tertarik untuk membuat aplikasi untuk membantu tuna netra karena mereka merasa di Yogyakarta, infrastruktur untuk mendukung penyandang tuna netra masih belum memadai. 

"Sehingga, penyandang tuna netra sulit untuk bergerak saat di luar rumah," ujarnya saat dihubungi Metrotvnews.com. Lebih lanjut dia menjelaskan, "Belum ada sistem monitoring untuk yayasan atau sekolah untuk mengawasi penyandang tuna netra di luar rumah atau di lingkungan sekolah."



Tim GaBlind didampingi oleh Doni Prabowo, Mentor dari Amikom Business Park Yogyakarta, Erwin Akbar, Consul Ekonomi KJRI Hong Kong, dan Debora Komba dari Indigo, Telkom Indonesia. Debora menjelaskan, tim developer GaBlind memang telah dibina di inkubator "Amikom Business Park" Yogyakarta.  

"GaBlind beberapa kali ikutan di Jogja Digital Valley Indigo untuk memanfaatkan co-working space serta mentoring. Nah, kami ketemu saat seleksi awal dan final di ASA 2017. Selama di Hong Kong itulah kami banyak berinteraksi untuk persiapan penjurian produk GaBlind," kata Debora. 

Asia Smart App Awards merupakan kegiatan yang didukung oleh pemerintah Hong Kong via CreateHK. Penghargaan ini dibuat untuk diberikan pada para developer aplikasi mobile yang membuat aplikasi inovatif. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan ditemukan developer aplikasi mobile berbakat baru di Asia. Pemerintah Hong Kong sendiri berharap, setelah talenta itu ditemukan, para pengembang muda ini akan dapat membantu usaha mereka.

Kompetisi tersebut diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari 15 negara di Asia. Kali ini adalah pertama kalinya developer Indonesia ikut serta dan mendapatkan penghargaan dalam ajang tersebut. Proses seleksi dari perlombaan ini dilakukan dalam kegiatan Asia Smart App Summit. Para juri berasal dari praktisi, akademisi dan pakar di bidang IT. 


(MMI)