Sistem Diretas, Yahoo Harus Siap Dituntut Pengguna

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 04 Sep 2017 17:10 WIB
yahoo
Sistem Diretas, Yahoo Harus Siap Dituntut Pengguna
Yahoo boleh dituntut. (AFP PHOTO / KAREN BLEIER)

Metrotvnews.com: Pengadilan Amerika Serikat menyebutkan bahwa Yahoo harus siap untuk maju ke meja hijau terkait peretasan sistemnya yang membuat informasi pribadi dari penggunanya tersebar di internet, menurut laporan Reuters. 

Yahoo dituntut atas dua kebobolan sistem yang melibatkan akun pengguna dalam jumlah besar. Kejadian pertama terjadi pada 2013 dan memengaruhi lebih dari 1 miliar pengguna Yahoo. Kebobolah kedua terjadi pada akhir tahun 2014 danmemengaruhi setidaknya 500 juta akun pengguna. 

The Verge melaporkan, pada bulan Desember, tim yudisial melakukan konsolidasi dari 5 tuntutan untuk merepresentasikan pemilik email, password dan informasi pribadi lain yang dirugikan karena bobolnya sistem keamanan Yahoo. 

Yahoo pada awalnya ingin membuat agar tuntutan ini tidak berlanjut, menyebutkan bahwa para penggunanya tidak berada di posisi untuk membawa kasus ini ke pengadilan. Namun, pembelaan ini dibantah oleh Hakim Distrik AS, Lucy Koh. Dalam keputusannya, dia menuliskan bahwa semua penggugat mengalami risiko akan pencurian identitas di masa depan, selain itu, mereka juga kehilangan informasi identifikasi pribadi mereka. 

Memang, Koh tidak melanjutkan semua tuntutan yang muncul terhadap Yahoo. Karena itu, dia memberikan kesempatan pada para penggugat untuk memperbaiki tuntutan mereka atas Yahoo. Keputusan ini merupakan berita buruk untuk Verizon, yang kini memiliki Yahoo. 

Karena peretasan ini, valuasi Yahoo turun. Verizon membeli Yahoo dengan harga USD4.48 miliar atau Rp579,7 triliun, lebih rendah USD350 juta (Rp4,6 triliun) dari permintaan awal. 


(ADM)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.