Amazon Garap Gadget Spesialis Layanan Streaming

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 14 Apr 2018 11:36 WIB
amazon
Amazon Garap Gadget Spesialis Layanan Streaming
Amazon dilaporkan tengah mengembangkan layanan streaming baru dengan fokus ke perangkat mobile.

Jakarta: Amazon dilaporkan tengah mengembangkan layanan streaming baru dengan fokus ke perangkat mobile, setelah dokumen pendaftaran merek dagang dan iklan lowongan pekerjaan diungkap oleh perusahaan e-commerce terbesar di Amerika Serikat tersebut.

Seperti yang dlaporkan Variety pada awal minggu ini, Amazon telah mendaftarkan dokumen untuk merek dagang untuk Amazon Fuse.

Informasi pada dokumen tersebut menggambarkannya sebagai layanan yang terkait dengan transmisi dari layanan hiburan, termasuk konten audio dan video, melalui internet dan jaringan mobile.

Informasi lain terkait Fuse juga muncul pada iklan lowongan pekerjaan Amazon, menyebut Amazon Fuse merupakan produk dan tim yang baru diumumkan di Amazon.

Amazon Fuse juga disebut memungkinkan mitra internasional untuk menawarkan layanan berlangganan Amazon kepada konsumen.

Fuse akan memungkinkan Amazon mencakup konsumen di wilayah lebih luas dan memperluas distribusi internasional.

Bisnis Fuse disebut terfokus pada kerja sama dengan berbagai operator mobile di seluruh dunia, guna menghadirkan Prime Video, Music, Kindle, dan Prime ke ratusan juta pelanggan Amazon.

Hingga saat ini, belum tersedia informasi terkait dengan bentuk produk yang diusung oleh Fuse, namun diperkirakan sebagai layanan yang memungkinkan operator mobile untuk menghubungkan penawaran mereka dengan Amazon. Fuse juga disebut akan membantu Amazon memperluas cakupan layanan streaming miliknya di seluruhnya.

Selain itu, merek dagang Amazon Fuse ini juga didaftarkan Amazon di pengadilan di Kanada. Sementara itu, meski negara-negara di Asia Tenggara masih tertinggal soal penggunaan cloud computing, Managing Director Amazon Web Services, ASEAN, Nick Walton percaya, Asia Tenggara justru bisa belajar dari kesalahan negara-negara lain yang telah lebih matang.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.